AS Gelar Dua Operasi 'Kebebasan Navigasi' di Laut China Selatan

Jum'at, 22 November 2019 - 08:58 WIB
AS Gelar Dua Operasi...
AS Gelar Dua Operasi 'Kebebasan Navigasi' di Laut China Selatan
A A A
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dalam dua kesempatan berbeda melakukan operasi Kebebasan Navigasi di Laut China Selatan. Kapal-kapal perang Angkatan Laut AS berlayar di dekat Kepulauan Paracel dan Karang Mischief.

Juru bicara Armada Ketujuh Angkatan Laut AS, Komandan Reann Mommsen mengatakan, pada hari Rabu kapal perang Gabrielle Giffords melakukan perjalanan dalam area 12 mil laut dari Karang Mischief.

Sementara pada hari Kamis, kapal perusak Wayne E. Meyer, berlayar di dekat kepulauan Paracel.

"Misi-misi ini didasarkan pada aturan hukum dan menunjukkan komitmen kami untuk menegakkan hak, kebebasan, dan penggunaan laut dan wilayah udara yang dijamin secara hukum untuk semua negara," ujarnya seperti dikutip dari Strait Times, Jumat (22/11/2019).

China mengklaim hampir semua perairan yang kaya energi itu dan membangun pos-pos militer di pulau buatan. Namun Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam juga memiliki klaim atas laut tersebut.

AS menuduh China melakukan militerisasi Laut China Selatan dan berusaha mengintimidasi tetangga-tetangganya di Asia yang mungkin ingin mengeksploitasi cadangan minyak dan gasnya yang luas.

Awal pekan ini, Menteri Pertahanan AS Mark Esper bertemu dengan Menteri Pertahanan China Wei Fenghe. Keduanya melakukan pembicaraan tertutup di sela-sela pertemuan para menteri pertahanan di Bangkok, Thailand.

Seorang juru bicara China mengatakan Wei mendesak Esper untuk menghentikan unjuk kekuatan di Laut China Selatan dan tidak memprovokasi serta meningkatkan ketegangan di Laut China Selatan. Sementara Esper menuduh Beijing menggunakan pemaksaan dan intimidasi untuk mencapai tujuan strategisnya.
(ian)
Berita Terkait
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Pentagon Prihatin China...
Pentagon Prihatin China Gelar Latihan Militer di LCS
Berita Terkini
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
37 menit yang lalu
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
1 jam yang lalu
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
5 jam yang lalu
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
6 jam yang lalu
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
7 jam yang lalu
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
8 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved