Bocoran Dokumen Ungkap Jawaban China Menahan Massal Keluarga Muslim

Senin, 18 November 2019 - 12:44 WIB
Bocoran Dokumen Ungkap...
Bocoran Dokumen Ungkap Jawaban China Menahan Massal Keluarga Muslim
A A A
BEIJING - Dokumen rahasia pemerintah China setebal lebih dari 400 halaman mengungkapkan bagaimana rezim komunis tersebut menjawab pernyataan tentang penahanan massal keluarga minoritas Muslim di wilayah barat.

Dokumen-dokumen itu sebagai antisipasi untuk menjawab pertanyaan para pelajar Muslim China yang studi di luar negeri jika suatu saat pulang dan mendapati keluarga mereka tidak ada di rumah. Lembaran dokumen rahasia yang dibocorkan "anggota politik China" itu diperoleh New York Times.

Ratusan dokumen rahasia itu merupakan panduan birokrasi bagi pejabat negara jika harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang paling sulit dari pelajar internasional yang mudik. Pertanyaan yang paling umum yang diantisipasi, menurut dokumen tersebut, adalah "Dimana keluarga saya?"

“Mereka ada di sekolah pelatihan yang didirikan oleh pemerintah," bunyi jawaban untuk pertanyaan tersebut.

Jika para pelajar mengajukan pertanyaan, para pejabat diharuskan memberi tahu mereka bahwa kerabat mereka bukan penjahat, tetapi keluarga mereka tidak dapat meninggalkan "sekolah-sekolah” yang didirikan pemerintah.
Bocoran Dokumen Ungkap Jawaban China Menahan Massal Keluarga Muslim
Foto/New York Times
Panduan ini juga merinci ketentuan bahkan ancaman yang dapat disampaikan petugas kepada pelajar, termasuk soal perilaku pelajar yang dapat mempersingkat atau memperpanjang penahanan keluarga mereka.
"Saya yakin Anda akan mendukung mereka, karena ini untuk kebaikan mereka sendiri," bunyi jawaban untuk para pejabat untuk pelajar internasional, menurut dokumen tersebut. "(Dan) juga untuk kebaikan Anda sendiri," lanjut anjuran jawaban bagi para pejabat.

Dokumen-dokumen itu hanyalah satu dari sekian banyak dokumen pemerintah China yang bocor, yang mengungkap detail tindakan kerasnya terhadap warga Uighur dan etnik Muslim lainnya di wilayah Xinjiang di bawah pemerintahan Presiden Xi Jinping.

Para pakar dan aktivis PBB mengatakan sedikitnya satu juta warga Uighur dan anggota kelompok minoritas Muslim lainnya telah ditahan di kamp-kamp di Xinjiang dalam tindakan keras yang mendapat kecaman dari Amerika Serikat dan negara-negara lain.

Menurut laporan New York Times yang dikutip Senin (18/11/2019), Presiden Xi Jinping telah memberikan serangkaian pidato internal kepada para pejabat selama dan setelah kunjungan 2014 ke Xinjiang setelah serangan penikaman oleh gerilyawan Uighur di sebuah stasiun kereta api yang menewaskan 31 orang.

Laporan itu mengatakan Xi menyerukan perjuangan habis-habisan melawan terorisme, infiltrasi, dan separatisme menggunakan organ-organ kediktatoran, dan menunjukkan sikap tak ada ampun sama sekali.

Beberapa dokumen tersebut menunjukkan bahwa ketakutan para pemimpin China semakin meningkat oleh serangan teroris di negara-negara lain dan penarikan pasukan Amerika Serikat dari Afghanistan.

Masih menurut New York Times, tidak jelas bagaimana dokumen yang berjumlah 403 halaman dikumpulkan dan dipilih.

Beijing selama ini membantah melakukan penganiayaan terhadap warga Uighur atau etnik Muslim lainnya di Xinjiang, dengan mengatakan pihaknya memberikan pelatihan kejuruan untuk membantu memberantas ekstremisme dan separatisme Islam dan mengajarkan keterampilan baru.
(mas)
Berita Terkait
Biden: China Akan Membayar...
Biden: China Akan Membayar Atas Pelanggaran HAM Muslim Uighur
Warga Uighur di Pengasingan...
Warga Uighur di Pengasingan Minta ICC Selidiki 'Genosida' China di Xinjiang
Xi Jinping Temui Raja...
Xi Jinping Temui Raja Salman, Muslim Uighur Kecewa
Nowruz dan Identitas...
Nowruz dan Identitas Uighur: Tradisi yang Bertahan di Tengah Penindasan
China Dilaporkan Berlakukan...
China Dilaporkan Berlakukan Wajib Aborsi untuk Muslim Uighur
Kunjungan Xi Jinping...
Kunjungan Xi Jinping ke Xinjiang Tuai Sorotan, Apa yang Terjadi?
Berita Terkini
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
14 menit yang lalu
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
56 menit yang lalu
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
1 jam yang lalu
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
1 jam yang lalu
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
2 jam yang lalu
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
3 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved