Australia Dukung Kedaulatan Indonesia atas Papua Barat

Kamis, 14 November 2019 - 05:43 WIB
Australia Dukung Kedaulatan...
Australia Dukung Kedaulatan Indonesia atas Papua Barat
A A A
CANBERRA - Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan, menegaskan bahwa Canberra mendukung penuh kedaulatan dan integritas nasional Indonesia. Menurutnya, kedaulatan itu mencakup Papua Barat.

Penegeasan itu disampaikan Dubes Gary usai membuka pameran bertajuk "Two Nations a Friendship is Born". Pameran itu bagian dari perayaan 70 tahun hubungan Australia dan Indonesia.

Menurut Gary, dukungan selalu melekat sejak awal-awal masa kemerdekaan Indonesia.

Diplomat Australia ini mengatakan hubungan kedua negara sejatinya sudah terjalin sejak ribuan tahun lalu, melalui perdagangan. Australia, sambung Gary, adalah salah satu negara yang mendukung perjuangan Indonesia melawan penjajah, hingga merdeka dan terus bertahan hingga saat ini.

"Kami tentu saja mendukung kedaulatan dan integritas teritorial di seluruh wilayah kepulauan dan faktanya Perdana Menteri Scott Morrison bertemu dengan Presiden Jokowi di Bangkok pekan lalu di East Asia Summit dan ditegaskan kembali bahwa Australia adalah pendukung kuat integritas teritorial Indonesia," kata Gary, Rabu (13/11/2019) malam.

"Kami rasa (dukungan) ini penting untuk stabilitas Indonesia dan stabilitas kawasan, dan untuk kawasan di mana kami tinggal," paparnya.

Ditanya tentang pandangan yang berbeda dari kalangan anggota Parlemen Australia mengenai Papua Barat, Dubes Gary tidak menutupi adanya perbedaan tersebut. Namun, kata Gary, perbedaan pandangan itu hanya dianut oleh sebagian kecil anggota Parlemen.

"Parlemen terdiri dari ratusan orang dan pasti ada beberapa orang di Parlemen, tidak banyak, ada orang-orang di Parlemen yang memiliki pandangan yang berbeda. Yang bisa saya sampaikan adalah secara umum di Australia berkomitmen (mendukung) integritas teritorial, kedaualatan Indonesia," imbuh dia.

"Ini didudukung oleh semua partai di Australia, oleh partai-partai besar dan penting di Australia. Tentu akan ada perbedaan dalam demokrasi, tapi itu relatif kecil."
(mas)
Berita Terkait
Pertemuan Bilateral,...
Pertemuan Bilateral, Indonesia-Iran Bahas Geopolitik Dunia
Australia Tunjuk Dubes...
Australia Tunjuk Dubes Baru untuk Indonesia
Sejarah Baru Kerja Sama...
Sejarah Baru Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Australia
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kerjasama Dalam Penelitian Covid-19
Australia Kirim Bantuan...
Australia Kirim Bantuan Peralatan Medis Kritikal ke Indonesia
Kemendag dan KBRI Canberra...
Kemendag dan KBRI Canberra Dorong Kerja Sama Perdagangan Bilateral
Berita Terkini
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
2 jam yang lalu
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
4 jam yang lalu
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
5 jam yang lalu
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
9 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
10 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
11 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved