AS Kecam Kekerasan Terbaru di Hong Kong, Semua Harus Menahan Diri

Selasa, 12 November 2019 - 10:05 WIB
AS Kecam Kekerasan Terbaru...
AS Kecam Kekerasan Terbaru di Hong Kong, Semua Harus Menahan Diri
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengecam penggunaan kekuatan mematikan yang tak dapat dibenarkan dalam kekerasan terbaru di Hong Kong. Washington mendesak kepolisian dan warga sipil meredam situasi.

Juru bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS Morgan Ortagus menyeru Beijing menghormati komitmen bahwa Hong Kong akan menikmati derajat tinggi otonomi dan rakyat Hong Kong menikmati kebebasan berekspresi dan berkumpul dengan damai.

Pernyataan AS itu muncul setelah polisi Hong Kong menembak dan melukai seorang demonstran serta seorang pria terbakar saat kerusuhan. Situasi ini membuat Pemimpin Hong Kong mengecam para pengunjuk rasa sebagai musuh rakyat.

"Kepolisian Hong Kong dan warga sipil memiliki tanggung jawab untuk meredam ketegangan dan menghindari konfrontasi," papar pejabat pemerintah AS secara anonim.

Bentrok semakin meningkat di Hong Kong selama akhir pekan lalu. Hong Kong diserahkan kembali ke China pada 1997 dengan mandat untuk satu negara dua sistem sehingga warga Hong Kong dapat menikmati kebebasan yang tak didapatkan warga China daratan.

Ortagus menjelaskan, AS mengawasi situasi di Hong Kong dengan penuh keprihatinan dan mengecam kekerasan yang dilakukan semua pihak.

"AS mendesak pemerintah Hong Kong membangun dialog dengan publik Hong Kong dan memulai upaya mengatasi berbagai tuntutan yang memicu protes. Kami juga mendesar demonstran merespon upaya dialog," ujar Ortagus, dilansir Reuters.
(sfn)
Berita Terkait
Hong Kong Peringatkan...
Hong Kong Peringatkan AS: Cabut Status Khusus itu Pedang Bermata Dua
Diancam AS Soal UU Keamanan...
Diancam AS Soal UU Keamanan di Hong Kong, Ini Respon China
Media China Sebut Pompeo...
Media China Sebut Pompeo Orang Munafik yang Sombong
Biden Tawarkan Perlindungan...
Biden Tawarkan Perlindungan Bagi Warga Hong Kong, China Naik Pitam
Senat AS Menyetujui...
Senat AS Menyetujui RUU Sanksi China Terkait Hong Kong
Sanksi AS untuk Pejabat...
Sanksi AS untuk Pejabat Hong Kong Hukuman Atas Penindasan China
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
4 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
5 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
7 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
8 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved