Presiden Iran Kirim Surat Perdamaian ke Raja Salman Arab Saudi

Selasa, 05 November 2019 - 13:53 WIB
Presiden Iran Kirim...
Presiden Iran Kirim Surat Perdamaian ke Raja Salman Arab Saudi
A A A
TEHERAN - Presiden Iran Hassan Rouhani telah mengirim beberapa surat tentang perdamaian regional kepada Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud yang berkuasa di Arab Saudi. Kedua negara telah berseteru sejak hubungan diplomatik terputus 2016.

Pengiriman surat-surat itu diungkap Juru Bicara Administrasi Iran Ali Rabiee dalam konferensi pers hari Senin waktu Teheran.

"Rouhani telah mengirim beberapa surat kepada raja Saudi tentang perdamaian di wilayah ini," katanya. "Tema surat-surat itu adalah perdamaian dan stabilitas regional," ujar Rabiee, yang dikutip dari kantor berita Tasnim, Selasa (5/11/2019).

"Kami percaya bahwa banyak ikatan bilateral dapat dibentuk di kawasan ini, dan tekanan Amerika Serikat seharusnya tidak menyebabkan jarak di antara negara-negara tetangga," imbuh dia.

Pengumuman itu dikeluarkan beberapa hari setelah Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi bahwa Rouhani telah mengirim surat secara terpisah kepada negara-negara Anggota Dewan Kerjasama Teluk Persia (PGCC) dan Irak.

"Setelah Presiden Republik Islam Iran yang terhormat mengajukan 'Hormuz Peace Endeavour' di Majelis Umum PBB tahun ini, ia mengirim teks lengkapnya kepada para kepala negara tersebut," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi.

"Dan dalam surat itu, ia menyerukan kerja sama kolektif di antara mereka semua dalam memproses dan mengimplementasikan (inisiatif)-nya," imbuh Mousavi.

Hubungan diplomatik antara Iran dan Arab Saudi terputus setelah Riyadh memprotes serangan kantor diplomatik mereka di Teheran oleh kelompok demonstran setempat. Amuk massa kala itu dipicu oleh eksekusi mati ulama Syiah Saudi Nimr al-Nimr atas tuduhan terlibat terorisme.

Kedua negara juga berseberangan dalam kebijakan luar negerinya. Dalam krisis Suriah, Iran mendukung rezim Presiden Bashar al-Assad, sedangkan Saudi mendukung kelompok pemberontak. Sedangkan dalam krisis Yaman, Riyadh mendukung pemerintah Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi sedangkan Teheran mendukung kelompok pemberontak Houthi.

Arab Saudi juga menjadi sekutu Amerika Serikat, negara yang selama ini menjadi musuh bebuyutannya.
(mas)
Berita Terkait
Raja Salman dan MBS...
Raja Salman dan MBS Terima Surat dari Presiden Iran, Apa Isinya?
Arab Saudi Ditekan untuk...
Arab Saudi Ditekan untuk Bebaskan Pangeran Filantropis
Ogah dengan Pangeran...
Ogah dengan Pangeran Mahkota MBS, Biden Pilih Diplomasi dengan Raja Salman
Sumber Arab Saudi Sangkal...
Sumber Arab Saudi Sangkal MBS Desak AS Perang Berkepanjangan Melawan Iran
Putra Mahkota MBS dan...
Putra Mahkota MBS dan Trump: Kemitraan Pertahanan AS-Saudi Kuat!
Raja Salman Serang Iran...
Raja Salman Serang Iran dalam Debut Sidang Umum PBB
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
31 menit yang lalu
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
1 jam yang lalu
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
2 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
4 jam yang lalu
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
7 jam yang lalu
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
8 jam yang lalu
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved