Sumber Arab Saudi Sangkal MBS Desak AS Perang Berkepanjangan Melawan Iran

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:26 WIB
loading...
Sumber Arab Saudi Sangkal...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dilaporkan mendesak Presiden AS Donald Trump untuk terus menyerang Iran dengan keras. Namun, sumber Arab Saudi menyangkal laporan ini. Foto/SPA
A A A
RIYADH - Sumber Arab Saudi membantah laporan media Amerika Serikat (AS) yang menyebut kepemimpinan kerajaan, dalam hal ini Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS), mendesak Amerika Serikat (AS) perang berkepanjangan melawan Iran.

Sumber kerajaan mengatakan kepada Al Arabiya pada hari Senin bahwa laporan yang diterbitkan oleh The New York Times tersebut salah.

Baca Juga: Ikuti Saran Mendiang Raja Abdullah, Pangeran MBS Desak Trump Serang Iran dengan Keras

Awalnya, The New York Times mengeklaim dalam sebuah laporan pada hari Minggu bahwa Putra Mahkota MBS telah menasihati Presiden AS Donald Trump "untuk terus menyerang Iran dengan keras."

Laporan itu mengutip para pejabat Gedung Putih. Menurut para pejabat itu, seruan MBS mengikuti saran yang sama dari almarhum Raja Abdullah bin Abdulaziz al-Saud dari Arab Saudi, yang dilaporkan berulang kali mengatakan kepada Washington untuk "memenggal kepala ular itu."

Sementara itu, MBS dan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed mengadakan pembicaraan pada hari Senin di tengah meningkatnya pertanyaan tentang apakah negara-negara Teluk akan terus menghindari konfrontasi publik langsung dengan Teheran.

"Para pemimpin mengatakan bahwa berlanjutnya serangan tidak adil Iran terhadap negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) merupakan eskalasi berbahaya yang mengancam keamanan dan stabilitas kawasan,” tulis Al Arabiya dalam laporannya.

Para pemimpin tersebut juga mengatakan bahwa negara-negara di GCC akan terus berupaya mempertahankan wilayah mereka dan menyediakan semua sumber daya yang tersedia untuk mendukung keamanan kawasan dan menjaga stabilitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved