AS Jatuhkan Sanksi Baru Terhadap Iran
Jum'at, 01 November 2019 - 19:31 WIB
AS Jatuhkan Sanksi Baru Terhadap Iran
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menuturkan, mereka telah menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran. Sanksi baru ini menargetkan sektor konstruksi dan perdagangan, khususnya kepada perusahaan yang menjual empat bahan yang digunakan Teheran dalam program nuklirnya.
Keputusan yang diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri AS mencerminkan upaya untuk meningkatkan tekanan ekonomi pada Iran dengan meletakkan petak-petak ekonominya yang lebih luas di bawah sanksi. Sementara, di saat yang sama AS juga membiarkan pintu terbuka bagi diplomasi.
"Dengan tekad ini, AS akan memiliki otoritas tambahan untuk mencegah Iran dari memperoleh bahan strategis untuk Garda Revolusi Islam (IRGC) , sektor konstruksi, dan program proliferasi," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Morgan Ortagus seperti dilansir Al Arabiya pada Jumat (1/11/2019)
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo menyebut bahwa alasan sektor konstruksi Iran menjadi target sanksi adalah karena sektor ini dikendalikan secara langsung atau tidak langsung oleh IRGC, yang oleh AS dicap sebagai organisasi teroris asing.
Pompeo kemudian mengatakan, mereka yang menjual empat "bahan strategis" yang digunakan sehubungan dengan program-program rudal balistik nuklir, militer, atau, membuat perdagangan turut dikenakan sanksi. Namun, dia tidak menjabarkan empat bahan yang dimaksud.
Keputusan yang diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri AS mencerminkan upaya untuk meningkatkan tekanan ekonomi pada Iran dengan meletakkan petak-petak ekonominya yang lebih luas di bawah sanksi. Sementara, di saat yang sama AS juga membiarkan pintu terbuka bagi diplomasi.
"Dengan tekad ini, AS akan memiliki otoritas tambahan untuk mencegah Iran dari memperoleh bahan strategis untuk Garda Revolusi Islam (IRGC) , sektor konstruksi, dan program proliferasi," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Morgan Ortagus seperti dilansir Al Arabiya pada Jumat (1/11/2019)
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo menyebut bahwa alasan sektor konstruksi Iran menjadi target sanksi adalah karena sektor ini dikendalikan secara langsung atau tidak langsung oleh IRGC, yang oleh AS dicap sebagai organisasi teroris asing.
Pompeo kemudian mengatakan, mereka yang menjual empat "bahan strategis" yang digunakan sehubungan dengan program-program rudal balistik nuklir, militer, atau, membuat perdagangan turut dikenakan sanksi. Namun, dia tidak menjabarkan empat bahan yang dimaksud.
(esn)