Rayakan Lengsernya PM Hariri, Demonstran Lebanon Menuntut Lebih

Rabu, 30 Oktober 2019 - 10:25 WIB
Rayakan Lengsernya PM...
Rayakan Lengsernya PM Hariri, Demonstran Lebanon Menuntut Lebih
A A A
BEIRUT - Para demonstran di Lebanon merayakan pengunduran diri Perdana Menteri (PM) Saad Hariri. Namun, mereka menuntut lebih dari itu, yakni tumbangnya pemerintah dan parlemen.

Para demonstran mengatakan lengsernya Hariri hanyalah kemenangan awal dalam "pertempuran" jangka panjang mereka.

"Ini langkah pertama yang baik tetapi kami masih akan tetap di jalanan," kata Pierre Mouzannar, seorang pembuat film berusia 21 tahun yang ikut turun ke jalan di Beirut tengah dalam wawancaranya dengan Al Jazeera, semalam.

"Hariri adalah bagian dari masalah, tetapi dia bukan semua masalah...Saya tidak berpikir bahwa ada yang berpikir (perjuangan) kita sudah selesai," ujarnya, yang dilansir Rabu (30/10/2019). (Baca: Perdana Menteri Lebanon Mengundurkan Diri )

Bagi banyak demonstran di ibu kota, berita pengunduran diri Hariri adalah dorongan penting dalam gerakan protes hampir dua minggu mereka setelah satu hari perkelahian jalanan yang dihasut oleh para pendukung Hizbullah dan partai Gerakan Amal.

Ratusan pria, sebagian besar yang berkulit hitam, memukuli pengunjuk rasa dan menghancurkan perkemahan protes di Beirut tengah sebelum pidato Hariri di televisi. Mereka akhirnya mundur setelah pasukan keamanan menembakkan gas air mata dan peluru karet.

"Hariri bukan orang yang mengirim orang-orangnya untuk memukuli kita dan menghancurkan apa yang kita miliki. Orang-orang itu masih di Parlemen dan kita harus menyelesaikan apa yang telah kita mulai di sana," kata Mouzannar, yang duduk di sebelah sebuah tenda yang sedang dibangun kembali oleh para pengunjuk rasa.

Di jalan terdekat menuju alun-alun Riad al-Solh, Saba, perencana acara berusia 21 tahun, sedang melukis bendera Lebanon di wajah orang yang lewat. "Dia seharusnya mengundurkan diri lebih awal, tetapi lebih baik terlambat daripada tidak pernah, dan kita mendapatkan apa yang kita inginkan," ujarnya.

Tapi, dia juga mengatakan bahwa pengunduran diri Hariri sama sekali tidak memuaskan harapannya untuk gerakan yang belum pernah terjadi sebelumnya di negara itu. "Langkah kedua adalah mendapatkan kembali uang yang telah dicuri para politisi dari kita. Kemudian kita akan meminta pertanggungjawaban semua orang, dan Tuhan ada di pihak kita," katanya.

Ketika malam tiba, ratusan orang Lebanon di Riad al-Solh berdiri bersama untuk mengumandangkan lagu kebangsaan. Banyak yang berpelukan. Ada juga seorang wanita berdiri diam dengan air mata mengalir dari matanya.

"Ini mungkin pencapaian terbesar bagi generasi saya, menang dalam bentrokan dengan politisi kita," kata Nabil, seorang insinyur berusia 30 tahun.

Di luar Beirut, ribuan orang juga turun ke berbagai jalan di Tripoli utara, bekas basis kubu Gerakan Masa Depan Hariri, untuk merayakan berita lengsernya perdana menteri. Ratusan orang lainnya keluar di kota-kota dan desa-desa di seluruh negeri, termasuk di Jal al-Dib, Zouk Mosbeh dan Jbeil di utara Beirut, dan Nabatieh serta Tirus di selatan ibu kota.
(mas)
Berita Terkait
Menjadi Sekutu Dekat...
Menjadi Sekutu Dekat Iran di Lebanon, Apakah Hizbullah Berpaham Syiah?
Musuh Bebuyutan Israel,...
Musuh Bebuyutan Israel, Ini Kekuatan Militer Hizbullah, Iran, dan Irak Jika Berkoalisi
Iran Tuding Israel Melakukan...
Iran Tuding Israel Melakukan Pembunuhan Massal dengan Meledakkan Pager Hizbullah
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Drone Hizbullah
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Logistik Siap untuk Impor Bahan Bakar Iran
Daftar Rudal Canggih...
Daftar Rudal Canggih Milik Hizbullah
Berita Terkini
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
17 menit yang lalu
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
51 menit yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
3 jam yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
5 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
6 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
6 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Israel, Siapa Lebih Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved