Bantah Akan Diganti, Pemimpin Hong Kong Carrie Lam: Laporan Jahat

Selasa, 29 Oktober 2019 - 15:47 WIB
Bantah Akan Diganti,...
Bantah Akan Diganti, Pemimpin Hong Kong Carrie Lam: Laporan Jahat
A A A
HONG KONG - Pemimpin Hong Kong Carrie Lam membantah laporan yang menyatakan dirinya akan diganti dan menyebutnya sebagai laporan jahat. Ia pun menegaskan dirinya mendapat dukungan dari Beijing meskipun kerusuhan di kota itu sudah memasuki bulan keempat.

Pernyataan itu disampaikan Lam sebelum pertemuan Dewan Eksekutif kota dan muncul setelah laporan Financial Times (FT) yang menyatakan Beijing sedang mempertimbangkan rencana untuk mencopot Lam setelah pemerintahannya gagal memadamkan kerusuhan yang semakin meningkat selama berbulan-bulan. (Baca juga: China Ingin Ganti Carrie Lam dengan Pemimpin Hong Kong Sementara )

Lam menyebut laporan FT sangat jahat dan mungkin spekulasi politis, mengutip komentar serupa pekan lalu oleh kementerian luar negeri China.

"Pemerintah pusat telah sangat mendukung dan tetap yakin bahwa saya, saya sendiri, tim politik saya, dan pemerintah SAR Hong Kong - terutama polisi - akan dapat menangani situasi dan mengakhiri kekerasan dan mengembalikan Hong Kong ke kondisi normal segera setelah mungkin," kata Lam, merujuk pada status kota sebagai wilayah administrasi khusus China seperti dilansir dari Strait Times, Selasa (29/10/2019).

Pemimpin Hong Kong itu mengatakan memahami keprihatinan para demonstran, tetapi ia tidak dapat terlibat dalam dialog politik sampai kekerasan mereda. Ia mengatakan bahwa toleransi terhadap taktik protes yang lebih radikal membuatnya lebih sulit untuk menemukan solusi.

"Saya sangat berkomitmen untuk melakukan dialog itu, mendengarkan orang-orang, dan mengubah kebijakan, dan sebagainya," tuturnya.

"Tapi hal pertama yang harus dilakukan adalah menghentikan kekerasan. Jika ada banyak orang yang melegitimasi kekerasan atau bahkan mengagungkan kekerasan, saya khawatir itu akan membuat kita semakin sulit untuk mengatasi situasi ini," imbuhnya.

Hong Kong sedang berjuang menghadapi situasi ekonomi yang memburuk dengan cepat. Lam menyebut situasi itu sangat sulit dan mengatakan pertumbuhan negatif diharapkan untuk setahun penuh.

"Jika kuartal ketiga mengalami pertumbuhan negatif dari kuartal kedua, diikuti oleh pertumbuhan negatif pada kuartal kedua, kita dapat mengatakan bahwa kita memasuki resesi teknis," terangnya.

"Pemerintah SAR akan memantau dengan seksama tren penurunan ekonomi dan menerapkan langkah-langkah yang diperlukan," ucapnya.

Lam berjanji untuk mengatasi masalah harga perumahan yang mahal di kota itu dalam pidato kebijakan besar pada 16 Oktober. Ia diteriaki oleh anggota parlemen oposisi dan dipaksa untuk menyampaikan pidatonya melalui video, dan kemudian dicemooh di Dewan Legislatif. (Baca juga: Diprotes Legislator Oposisi, Pemimpin Hong Kong Tangguhkan Pidato Tahunan )
(ian)
Berita Terkait
Dua Legislator Pro Demokrasi...
Dua Legislator Pro Demokrasi Hong Kong Diciduk Polisi
Warga Hong Kong Peringati...
Warga Hong Kong Peringati Setahun Bentrok Demonstran-Polisi
Demonstran Hong Kong...
Demonstran Hong Kong Gelar Aksi di Dalam Mall
Pengunjuk Rasa Hong...
Pengunjuk Rasa Hong Kong Tolak RUU Keamanan Baru
Aktivis Demokrasi Hong...
Aktivis Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Ditangkap
Setahun, 117 Orang Ditangkap...
Setahun, 117 Orang Ditangkap di Bawah Undang-undang Keamanan Hong Kong
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
38 menit yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
1 jam yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
2 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
3 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
4 jam yang lalu
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
5 jam yang lalu
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved