Kematian Baghdadi Hanyalah Kemunduran Kecil bagi ISIS

Selasa, 29 Oktober 2019 - 05:21 WIB
Kematian Baghdadi Hanyalah...
Kematian Baghdadi Hanyalah Kemunduran Kecil bagi ISIS
A A A
MANILA - Filipina dan Malaysia menyebut kematian pemimpin ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi adalah pukulan yang cukup serius bagi ISIS. Namun, secara menyeluruh, ini hanyalah satu kemunduran kecil bagi kelompok tersebut.

Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana mengatakan, ideologi yang ditanamkan oleh ISIS kepada pendukungnya sudah terlalu kuat. Oleh karena itu, meski Baghdadi telah tewas, ideologi itu akan tetap bertahan dan bukan tidak mungkin akan bertambah kuat.

"Ini merupakan pukulan bagi organisasi yang mempertimbangkan status Baghdadi sebagai seorang pemimpin. Tapi ini hanya sebuah kemunduran sesaat mengingat kedalaman dan jangkauan organisasi di seluruh dunia. Seseorang akan menggantikan tempatnya," ucapnya.

Sementara itu, kepala badan kontra terorisme Malaysia, Ayob Khan Mydin Pitchay mengatakan keprihatinan sebenarnya bukanlah sosok dari siapa yang meminpin ISIS, tetapi efek dari ajarannya.

"Ini kabar baik, tetapi kematiannya akan berdampak kecil di sini karena masalah utama tetap penyebaran ideologi ISIS," ungkapnya, seperti dilansir Channel News Asia pada Selasa (29/10/2019).

"Yang paling kami khawatirkan sekarang adalah serangan 'serigala betina' dan mereka yang diradikalisasi melalui internet. Kami masih melihat penyebaran ajaran IS secara online. IS publikasi dan majalah dari tahun lalu sedang direproduksi dan dibagikan ulang," imbuhnya.

Keberadaan anggota dan simpatisan ISIS sendiri diketahui menjadi ancaman bagi negara-negara di Asia Tenggara, khususnya Filipina, Malaysia dan Indonesia. Simpatisan ISIS telah bertanggung jawab atas serangkaian serangan di tiga negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
9 menit yang lalu
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
39 menit yang lalu
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
1 jam yang lalu
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
1 jam yang lalu
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
3 jam yang lalu
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved