AS: Kesepakatan Turki-Rusia Soal Suriah Penuh Celah

Rabu, 23 Oktober 2019 - 18:03 WIB
AS: Kesepakatan Turki-Rusia...
AS: Kesepakatan Turki-Rusia Soal Suriah Penuh Celah
A A A
WASHINGTON - Utusan Khusus Amerika Serikat (AS) untuk Suriah, James Jeffrey menyebut, kesepakatan yang dicapai antara Turki dan Rusia penuh dengan celah. Dia juga menyuarakan keraguan bahwa Kurdi akan memenuhi kesepakatan tersebut.

Turki dan Rusia sepakat memindahkan milisi YPG Kurdi Suriah ke wilayah lebih dari 30 km dari perbatasan Turki. Menurut kesepakatan tersebut, polisi militer Rusia dan penjaga perbatasan Suriah akan memfasilitasi pemindahan anggota dan persenjataan YPG ke wilayah di luar zona aman. Misi ini akan dilakukan dalam waktu sekitar enam hari.

"Kesepakatan Rusia-Turki di Suriah penuh dengan lubang. Yang saya tahu itu akan menghentikan Turki untuk bergerak maju. Apakah Rusia akan memenuhi komitmen mereka, yang sangat kabur, untuk mengeluarkan YPG dari wilayah mereka, saya tidak tahu," ucap Jeffrey, seperti dilansir Tass pada Rabu (23/10/2019).

Sementara itu, sebelumnya Rusia menyebut AS telah mengkhianati Kurdi, sekutu utama mereka dalam perang melawan ISIS di Suriah. AS, papar Moskow, seperti memaksa Kurdi untuk berperang dengan Turki.

Washington memutuskan menarik mundur hampir seluruh pasukan mereka di Suriah, tidak lama setelah Turki mengumumkan akan melancarkan operasi militer di timur laut Suriah. Di mana Kurdi adalah salah satu target utama operasi militer Turki tersebut.

"AS telah menjadi sekutu terdekat dengan Kurdi. Namun AS meninggalkan mereka (Kurdi), pada dasarnya mengkhianati mereka dan sekarang mereka lebih suka mempertahankan Kurdi di perbatasan dan hampir memaksa mereka untuk melawan Turki," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
14 menit yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
54 menit yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
1 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
2 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
2 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
3 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved