Anggap Kurdi Pengkhianat, Suriah Emoh Duduk Satu Meja

Jum'at, 11 Oktober 2019 - 05:39 WIB
Anggap Kurdi Pengkhianat,...
Anggap Kurdi Pengkhianat, Suriah Emoh Duduk Satu Meja
A A A
DAMASKUS - Wakil Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Maqdad menyerang pasukan pimpinan Kurdi yang didukung Amerika Serikat (AS). Ia mengatakan Kurdi telah mengkhianati negara mereka dan menuduh telah melakukan agenda separatis yang memberi Turki dalih untuk melanggar kedaulatan negaranya.

"Kelompok-kelompok bersenjata ini telah mengkhianati negara mereka dan melakukan kejahatan terhadapnya," kata Maqdad saat ditanya tentang apakah Damaskus harus melanjutkan dialog dengan pasukan pimpinan Kurdi yang menghadapi serangan Turki untuk mengusir mereka dari timur laut Suriah.

"Kami tidak akan menerima dialog atau pembicaraan dengan mereka yang menjadi sandera pasukan asing. Tidak akan ada pijakan bagi agen Washington di wilayah Suriah," kata Maqdad kepada wartawan di kantornya di Damaskus seperti dikutip dari Reuters, Jumat (11/10/2019).

Seorang pejabat Kurdi Suriah mengatakan awal pekan ini bahwa pihak berwenang yang dipimpin Kurdi di Suriah utara dapat membuka pembicaraan dengan Damaskus dan Rusia untuk mengisi kekosongan keamanan jika terjadi penarikan penuh pasukan AS dari daerah perbatasan Turki.

Seorang komandan tinggi juga dikutip mengatakan satu pilihan bagi Kurdi adalah menyerahkan kembali wilayah kepada pemerintah Suriah.

Milisi Kurdi YPG yang kuat dibantu oleh pemerintah Suriah untuk mengendalikan sebagian besar kota-kota yang didiami orang Kurdi pada awal konflik, ketika Damaskus mengalihkan perhatiannya untuk memadamkan protes populer terhadap pemerintahan Presiden Bashar al Assad yang kemudian berubah menjadi pemberontakan bersenjata.

YPG Kurdi Suriah tidak pernah melawan pemerintah selama perang, dan bahkan mengakomodasi kehadiran pemerintah Suriah di kota utamanya Qamishli dan memiliki bisnis penjualan minyak ilegal yang menguntungkan dengan Damaskus.

Damaskus, bagaimanapun, enggan menyerahkan Kurdi Suriah otonomi yang mereka cari. Pemerintah awal tahun ini mengancam pasukan Kurdi yang didukung AS dengan kekalahan militer jika mereka tidak menyetujui pengembalian otoritas negara.
(ian)
Berita Terkait
Pasukan Turki Siap Gelar...
Pasukan Turki Siap Gelar Operasi Darat ke Suriah Utara
Kekuasaan Bashar Al...
Kekuasaan Bashar Al Assad Terancam Tumbang, Pemberontak Kurdi Terus Berekspansi
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Erdogan Peringatkan...
Erdogan Peringatkan Operasi Baru di Suriah Jika Milisi Kurdi Tak Pergi
Turki Setuju Tarik Pasukan...
Turki Setuju Tarik Pasukan dari Suriah Jika Damaskus Ambil Langkah Politik
Turki Serang Hampir...
Turki Serang Hampir 500 Basis Kurdi di Irak Utara dan Suriah
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
1 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
2 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
3 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
4 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
4 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
5 jam yang lalu
Infografis
10 Kapolda Lulusan Akpol...
10 Kapolda Lulusan Akpol 1994, Teman Satu Angkatan Kepala BNN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved