Turki Tidak Gubris Ancaman AS

Rabu, 09 Oktober 2019 - 01:20 WIB
Turki Tidak Gubris Ancaman...
Turki Tidak Gubris Ancaman AS
A A A
ANKARA - Wakil Presiden Turki Fuat Oktay menyatakan Ankara tidak akan menyerah pada sebuah ancaman atas rencananya untuk melancarkan operasi militer di Suriah.

“Pesan kami kepada komunitas internasional sudah jelas: Turki bukan negara yang akan tergerak oleh ancaman. Sejauh menyangkut keamanan Turki, kami menentukan jalan kami sendiri,” kata Oktay kepada wartawan di Ankara, seperti disitir dari Sputnik, Rabu (9/10/2019).

Dia memperingatkan bahwa Turki tidak akan mentolerir penciptaan koridor teror di sebelah perbatasannya dalam keadaan apa pun, apa pun risikonya.

"Posisi kami akan tetap tidak berubah ketika menyangkut keamanan perbatasan kami dan masa depan saudara-saudara Suriah, serta integritas teritorial dan kesatuan politik Suriah," tambah Oktay.

Menurutnya, 370 ribu pengungsi Suriah telah pulang ke daerah-daerah di barat laut Suriah, tempat Turki sebelumnya melakukan operasi militer yang diberi nama "Euphrates Shield" dan "Olive Branch".

“Sekarang waktunya telah tiba untuk menciptakan zona keamanan di sebelah timur Eufrat. Turki akan menangani para teroris yang mengancam negara kita dari perbatasan selatan dan juga akan memfasilitasi kembalinya pengungsi Suriah ke tanah air mereka,” ujar Oktay mengakhiri.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengancam akan menghancurkan dan melenyapkan ekonomi Turki jika dia menganggap langkah Ankara "di luar batas." (Baca juga: Trump Lenyapkan Ekonomi Turki jika Lakukan Hal Terlarang di Suriah )

Sebelumnya, di akun Twitternya, Trump mengatakan mengeluarkan AS dari perang adalah alasan ia terpilih. Pernyataan itu dikeluarkannya hanya beberapa jam setelah Gedung Putih mengumumkan penarikan pasukan dari posisi mereka di Suriah Utara. Trump menambahkan bahwa pasukan AS tidak akan mendukung operasi militer Turki yang akan datang di negara Arab itu.

Menurut Trump, militer AS harus bertempur hanya di tempat yang sesuai dengan kepentingan negara, dan hanya bertempur untuk menang.
(ian)
Berita Terkait
Suriah Sebut Setiap...
Suriah Sebut Setiap Serangan Turki Sama dengan Kejahatan Perang
Turki Ingin AS Angkat...
Turki Ingin AS Angkat Kaki dari Irak dan Suriah
Sekutu AS Tuduh Turki...
Sekutu AS Tuduh Turki Beri Zona Aman untuk ISIS
AS: Operasi Militer...
AS: Operasi Militer Turki ke Suriah Mengancam Stabilitas Regional
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
AS Prihatin Turki Terus...
AS Prihatin Turki Terus Gempur Basis Kurdi di Suriah
Berita Terkini
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
40 menit yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
1 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
2 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
3 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
4 jam yang lalu
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved