Demonstran Ditembak, Ratusan Warga Hong Kong Lakukan Aksi Duduk

Rabu, 02 Oktober 2019 - 14:36 WIB
Demonstran Ditembak,...
Demonstran Ditembak, Ratusan Warga Hong Kong Lakukan Aksi Duduk
A A A
HONG KONG - Ratusan warga Hong Kong melakukan aksi duduk di luar sekolah seorang demonstran remaja yang ditembak oleh polisi saat aksi bertepatan dengan Hari Nasional China.

Tsang Chi-kin (18) ditembak dadanya oleh seorang polisi dari jarak dekat ketika unitnya diserang oleh pengunjuk rasa yang bersenjatakan tiang dan payung. (Baca juga: Polisi Hong Kong Dilaporkan Tembak Dada Demonstran )

Sebagai bentuk solidaritas, di luar sekolah Tsang, para siswa meneriakkan slogan-slogan dan memegang foto-foto kejadian itu, diambil dari video yang diposting di Facebook.

"Tidak ada perusuh, hanya tirani," teriak mereka, di samping slogan-slogan protes populer seperti dikutip dari AFP, Rabu (2/10/2019).

Tsang, yang dalam video itu mencoba untuk menyerang petugas dengan sebuah tiang saat ia ditembak, dibawa ke rumah sakit terdekat dalam kondisi kritis tetapi pihak berwenang mengatakan kondisinya telah membaik.

"Menurut informasi terbaru dari Otoritas Rumah Sakit, kondisi pria saat ini stabil," kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.

Seorang teman dan teman sekelas Tsang, yang memberi nama depannya Marco, mengatakan bahwa remaja berusia 18 tahun itu adalah pemain bola basket yang marah dan geram dengan bergesernya kebebasan di Hong Kong dan cara polisi menanggapi aksi protes.

"Jika dia melihat ada masalah atau sesuatu yang tidak adil, dia akan menghadapinya dengan berani, berbicara menentangnya, bukannya diam," kata Marco kepada AFP.

Polisi mengatakan 25 petugas terluka dalam bentrokan pada Selasa kemarin, beberapa diantaranya menderita luka bakar kimia akibat cairan korosif yang dilemparkan kepada mereka oleh para pemrotes. Cairan itu juga melukai beberapa wartawan.

Otoritas rumah sakit mengatakan lebih dari 70 orang dirawat pada hari Selasa. Polisi menangkap sekitar 160 orang sepanjang hari.

Pada hari Rabu, 96 pemrotes yang ditangkap saat bentrokan dengan polisi pada hari Minggu lalu muncul di pengadilan dengan tuduhan kerusuhan, menurut dokumen pengadilan. Usia mereka berkisar antara 14 hingga 39.

Mayoritas adalah siswa berusia awal dua puluhan, tetapi pekerjaan lain yang terdaftar termasuk pelayan, guru, dokter, eksekutif periklanan dan juru masak.

Aksi protes di Hong Kong di sulut oleh rancangan undang-undang (RUU) ekstradisi yang sudah dibatalkan. RUU ini memungkinkan warga Hong Kong untuk diekstradisi ke China untuk diadili.

Tetapi setelah Beijing dan para pemimpin lokal mengambil garis keras, mereka berubah menjadi gerakan yang lebih luas yang menyerukan kebebasan demokratis dan akuntabilitas polisi.

Tuntutan utama gerakan protes adalah penyelidikan independen terhadap tindakan polisi, amnesti bagi mereka yang ditangkap dan hak pilih universal.

Namun Beijing dan pemimpin eksekutif Hong Kong Carrie Lam mengatakan mereka tidak mau memenuhi tuntutan itu.
(ian)
Berita Terkait
Tidak Setia pada China,...
Tidak Setia pada China, Politisi dan Pejabat Hong Kong Dilarang Menjabat
Pemimpin Hong Kong Carrie...
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam Terima Surat Berisi Silet dan Ancaman
Menteri Hong Kong Bela...
Menteri Hong Kong Bela UU Keamanan Bentukan China
Mengapa Hong Kong Ingin...
Mengapa Hong Kong Ingin Undang Undang Keamanan Nasional yang Baru?
Legislatif China Sahkan...
Legislatif China Sahkan Draft RUU Keamanan Nasional Hong Kong
Gedung Parlemen Hong...
Gedung Parlemen Hong Kong Dijaga Ratusan Polisi Jelang Protes
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
20 menit yang lalu
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
1 jam yang lalu
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
2 jam yang lalu
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
3 jam yang lalu
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
8 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved