1000 Penerbangan Pulangkan 135.000 Turis Inggris

Kamis, 26 September 2019 - 08:33 WIB
1000 Penerbangan Pulangkan...
1000 Penerbangan Pulangkan 135.000 Turis Inggris
A A A
LONDON - Sebanyak 135.000 turis asal Inggris menunggu bantuan pemerintah untuk pemulangan setelah perusahaan tur Thomas Cook bangkrut. Dibutuhkan sekitar 1.000 penerbangan pesawat untuk seluruh pemulangan tersebut. Thomas Cook mengelola sejumlah hotel, resor, dan maskapai untuk 19 juta orang per tahun.

Kini ada sekitar 600.000 orang di luar negeri dan membutuhkan bantuan pemerintah berbagai negara serta perusahaan asuransi untuk memulangkan mereka dari berbagai lokasi wisata, termasuk di Cancun, Kuba, dan Siprus.

“Sejumlah penerbangan darurat membawa 14.700 orang kembali ke Inggris dengan 64 penerbangan pada Senin (23/9), dan sekitar 135.300 orang lainnya diperkirakan kembali dalam 13 hari mendatang,” kata pernyataan regulator penerbangan Inggris. Sebanyak 74 penerbangan dijadwalkan pada Selasa (24/9) membawa pulang 16.500 orang. Lebih dari 70 penerbangan telah dijadwalkan pada Rabu (25/9).

Lebih dari 1.000 penerbangan telah direncanakan selama proses repatriasi massal tersebut. Repatriasi pada skala dan kondisi ini sangat luar biasa, serta malangnya akan tidak nyaman dan mengganggu para konsumen. Kami akan melakukan apa pun yang kami bisa untuk meminimalisasikan ini saat operasi berlanjut,” ungkap Chief Executive Officer (CEO) Otoritas Penerbangan Sipil Inggris Richard Moriarty.

Perusahaan itu bangkrut karena terlilit utang USD2,1 miliar akibat serangkaian kesepakatan yang berakhir buruk. Di sisi lain, Thomas Cook kesulitan menghadapi persaingan online di sektor industrinya. Thomas Cook harus menjual tiga juta paket liburan per tahun hanya untuk membayar bunga utang tersebut. Dengan bisnis yang kehabisan uang, Chief Executive Officer (CEO) Thomas Cook, Peter Fankhauser, mendapati para pemberi pinjaman tidak mau lagi membantu.

Fankhauser memiliki gaji 8,3 juta poundsterling, termasuk 4,3 juta poundsterling pada 2015. Pemerintah Inggris menyatakan enggan memberikan bailout pada Thomas Cook. Adapun Pemerintah Turki dan grup pengelola hotel Spanyol ingin mendukung rencana penyelamatan 200 juta poundsterling dengan jaminan oleh Pemerintah Inggris.

Meski demikian, Menteri Bisnis Inggris Andrea Leadsom menyatakan, dana tersebut tidak bisa membuat operator selama lebih dari dua pekan. “Ada berbagai rumor beredar, faktanya 200 juta poundsterling itu lebih sedikit dibandingkan apa yang diperlukan Thomas Cook hanya untuk jangka sangat pendek, untuk dua pekan mendatang,” kata dia pada Sky News.

“Thomas Cook berupaya membayar utang 1,7 miliar poundsterling dan itu akan membuang uang para pembayar pajak untuk melempar uang bagus setelah yang buruk,” kata dia. Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson mempertanyakan mengapa para bos Thomas Cook dibayar mahal sebelum perusahaan itu bangkrut.

Saat berada di New York, PM Johnson mempertanyakan mengapa negara harus bertanggung jawab untuk tindakan para direktur Thomas Cook yang digaji mahal. Johnson juga menyatakan para operator tur harus memiliki sejumlah asuransi untuk menghadapi masalah semacam itu.

“Saya mempertanyakan tentang apakah tepat bahwa para direktur atau siapa pun di dewan direksi telah membayar diri mereka sendiri dengan gaji besar saat bisnis dapat merosot seperti itu,” kata PM Johnson dilansir Reuters. Dia menambahkan, “Anda harus memiliki beberapa sistem di mana para operator tur memiliki asuransi untuk menghadapi kondisi semacam ini.”

“Saya pikir berbagai pertanyaan yang perlu kita tanyakan pada diri kita sekarang: bagaimana ini bisa dihentikan terjadi lagi di masa depan?” kata Johnson. Johnson mempertanyakan, “Bagaimana kita bisa menjamin bahwa operator tur melakukan persiapan yang baik dengan model bisnis mereka di mana Anda tidak perlu berakhir dengan situasi pembayar pajak, negara, harus terlibat dan membawa orang kembali pulang ke rumah.”

Pengelola bisnis Thomas Cook di Polandia, Neckermann Polska, menjelaskan pihaknya tak memiliki dana sehingga sekitar 3.600 turis asal Polandia masih telantar di luar negeri. “Unit Polandia meski dalam kondisi keuangan stabil, tak bisa beroperasi secara independen tanpa perusahaan induknya,” ungkap pernyataan Neckermann Polska, kemarin.

“Berbagai masalah dari pemilik kami di pasar Inggris dan Jerman mengakibatkan likuidasi berbagai aktivitas operasional di pasar global, termasuk Polandia,” kata Neckermann. Divisi Jerman Thomas Cook juga mengajukan kebangkrutan kemarin, seperti yang dialami perusahaan induk. Otoritas di wilayah Mazowieckie, Polandia, termasuk ibu kota Warsawa, menyatakan sekitar 3.600 turis telah membeli paket liburan Neckermann Polska kini masih berada di luar negeri.

“Grup turis terbesar masih di Mediterania, kami memiliki masalah terbesar di Majorca, Turki, dan Tunisia,” ujar Izabela Stelmanska, direktur departemen budaya, promosi dan pariwisata wilayah Mazowieckie.

Dia menambahkan, “Kami memeriksa sejumlah kasus di mana kami akan membantu para turis dengan memastikan mereka dapat tetap tinggal hingga rencana tanggal mereka kembali, dan di mana diperlukan untuk mengelola kepulangan lebih awal ke negara ini.”

Sejumlah penerbangan yang dioperasikan Thomas Cook di Nordik telah dibatalkan atau ditunda saat anak usahanya berupaya menghindari kebangkrutan yang dialami perusahaan induk. Beberapa pesawat yang dioperasikan maskapai Thomas Cook Scandinavian Airlines tidak bisa lepas landas karena kontrak sewa mereka terkait dengan induk usaha Thomas Cook di Inggris.
(don)
Berita Terkait
PM Johnson: Inggris...
PM Johnson: Inggris Memilih Brexit Bukan Karena Tekanan Rusia
Langgar Kesepakatan...
Langgar Kesepakatan Brexit, UE Seret Inggris ke Jalur Hukum
Inggris Pisah dari UE,...
Inggris Pisah dari UE, Antara Optimisme dan Pesimisme
Perdana Menteri Inggris...
Perdana Menteri Inggris Lupa Brexit Sudah Terjadi
PM Inggris Bantah Berupaya...
PM Inggris Bantah Berupaya Batalkan Kesepakatan Brexit
Rishi Sunak, PM Termuda...
Rishi Sunak, PM Termuda Inggris dalam Kurun 200 Tahun
Berita Terkini
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
33 menit yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
1 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
2 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
3 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
4 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
5 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved