Perancang Kesepakatan Abad Ini Mengundurkan Diri

Jum'at, 06 September 2019 - 16:19 WIB
Perancang Kesepakatan...
Perancang Kesepakatan Abad Ini Mengundurkan Diri
A A A
WASHINGTON - Sosok yang berada di balik rencana perdamaian Timur Tengah gagasan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Jason Greenblatt, mengundurkan diri. Greenblatt akan meninggalkan jabatannya di pemerintahan setelah kesepakatan yang kontroversial itu, disebut Trump sebagai Kesepakatan Abad Ini, diumumkan ke publik.

Presiden Trump mengumumkan pengunduran diri Greenblatt melalui akun Twitternya pada Kamis sore waktu setempat. Ia menyatakan negosiator utamanya dan penasihat hukum yang bekerja lama dengannya akan mengundurkan diri.

Trump mengungkapkan bahwa Greenblatt akan mengejar pekerjaan di sektor swasta setelah hampir tiga tahun berada dalam pemerintahannya. Namun Trump tidak mengungkapkan alasan Greenblatt mengundurkan diri seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (6/9/2019).

Masa depan "Kesepakatan Abad Ini" yang telah dikerjakan Greenblatt hanya selama dua tahun masih belum jelas. Pasalnya, Palestina menolak AS menjadi mediator dan percaya bahwa setiap perjanjian yang mereka buat akan menguntungkan Israel.

Palestina punya alasan kuat untuk melakukan hal itu. Presiden Trump, lewat sebuah keputusan yang kontroversial, telah mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Padahal, Palestina melihat Yerusalem sebagai Ibu Kota mereka di masa depan. Trump juga berulang kali menyatakan kesetiannya kepada negara Israel.

Bahkan dalam kicauannya terkait Greenblatt, Trump mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya kepada Israel secara terpisah dari mengusahakan perdamaian antara Israel dan Palestina.

Sementara itu seorang pejabat senior AS mengatakan Greenblatt tidak akan meninggalkan jabatannya sampai rencana perdamaian Timur Tengah yang ditunggu-tunggu diumumkan pemerintah AS.

Rencana Trump untuk mengumumkan rencana perdamaian itu telah beberapa kali ditunda selama musim panas. Komponen ekonomi dari rencana itu, termasuk paket bantuan USD 50 miliar untuk Palestina, telah diumumkan pada konferensi internasional di Bahrain pada Juni lalu.

Namun pemerintahan Trump hingga kini masih menahan aspek politik dari kesepakatan itu, dan sekarang mengatakan akan menunggu sampai setelah 17 September Israel pemilihan untuk mempublikasikan rincian tersebut.

Greenblatt sebelumnya adalah penasihat hukum utama untuk Trump Organization. Ia adalah satu dari 4 pejabat yang mengetahui rincia lengkah dari Kesepakatan Abad Ini. Tiga orang lainnya adalah Duta Besar AS untuk Israel David Friedman, menantu presiden dan penasehat Gedung Putih Jared Kushner, serta Avi Berkowitz, ajudan Kushner.

Menurut NBC, Berkowitz dilaporkan akan mengisi pos Greenblatt sebagai perwakilan untuk negosiasi internasional, sementara utusan khusus AS untuk Iran Brian Hook juga akan mengambil peran yang lebih besar dalam menyusun kesepakatan damai.
(ian)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
5 Sosok Donatur Hamas...
5 Sosok Donatur Hamas yang Paling Diburu Amerika Serikat
Berita Terkini
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
36 menit yang lalu
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
1 jam yang lalu
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
1 jam yang lalu
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
4 jam yang lalu
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
6 jam yang lalu
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
7 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved