Cabut RUU Ekstradisi, Pemimpin Hong Kong Klaim Dapat Restu dari China

Kamis, 05 September 2019 - 12:11 WIB
Cabut RUU Ekstradisi,...
Cabut RUU Ekstradisi, Pemimpin Hong Kong Klaim Dapat Restu dari China
A A A
HONG KONG - Pemimpin Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam, mengatakan langkah untuk mencabut rancangan undang-undang (RUU) ekstradisi adalah keputusan pemerintahnya sendiri. Namun ia menegaskan jika langkah itu mendapat dukungan dari pemerintah pusat China.

Hal itu diungkapkan Lam saat menggelar jumpa pers pasca ditariknya RUU ekstradisi seperti dikutip dari AP, Kamis (5/9/2019).

Dalam kesempatan itu, Lam membantah jika ia baru membuat keputusan itu tiga bulan setelah gelombang aksi demonstrasi melanda kota itu. Menurutnya, ia telah menangguhkan pembahasan RUU ekstradisi pada pertengahan Juni, beberapa hari setelah aksi demonstrasi besar-besaran di mulai, dan pada bulan Juli ia menyatakan bahwa RUU itu secara efektif telah mati.

Ia juga kembali menegaskan bahwa RUU ekstradisi akan secara resmi ditarik dari dewan legislatif tanpa perlu perdebatan dan voting. Ia berharap, dengan ditariknya RUU itu akan menjadi rekonsiliasi untuk membuka dialog dengan pengunjuk rasa guna mencari jalan keluar.

"Kita bisa membahas semua masalah yang sudah ada ini untuk kita bangun di dalam platform dialog," ujar Lam seperti dikutip dari Bloomberg.

Penarikan RUU ekstradisi ini sejatinya telah memenuhi salah satu tuntutan demonstran, namun para aktivis bersumpah untuk tidak menyerah sampai pemerintah Hong Kong menerima tuntutan lainnya. Tuntutan itu antara lain penyelidikan independen terhadap dugaan kebrutalan polisi terhadap pengunjuk rasa, pembebasan tanpa syarat mereka yang ditahan dan demokrasi.

Bagi para demonstran penarikan RUU ekstradisi terlambat, dan tuntutan lain yang dibuat selama protes harus ditangani.
(ian)
Berita Terkait
Tidak Setia pada China,...
Tidak Setia pada China, Politisi dan Pejabat Hong Kong Dilarang Menjabat
Pemimpin Hong Kong Carrie...
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam Terima Surat Berisi Silet dan Ancaman
Menteri Hong Kong Bela...
Menteri Hong Kong Bela UU Keamanan Bentukan China
Mengapa Hong Kong Ingin...
Mengapa Hong Kong Ingin Undang Undang Keamanan Nasional yang Baru?
Legislatif China Sahkan...
Legislatif China Sahkan Draft RUU Keamanan Nasional Hong Kong
Gedung Parlemen Hong...
Gedung Parlemen Hong Kong Dijaga Ratusan Polisi Jelang Protes
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
3 jam yang lalu
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
4 jam yang lalu
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
5 jam yang lalu
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
6 jam yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
7 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
8 jam yang lalu
Infografis
Hizbullah Klaim Tewaskan...
Hizbullah Klaim Tewaskan Lebih dari 70 Tentara Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved