Zionis Dirudal Hizbullah, Netanyahu: Israel Siapkan Seluruh Skenario

Senin, 02 September 2019 - 09:41 WIB
Zionis Dirudal Hizbullah,...
Zionis Dirudal Hizbullah, Netanyahu: Israel Siapkan Seluruh Skenario
A A A
YERUSALEM - Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memerintahkan militer Israel mempersiapkan seluruh skenario setelah kelompok Hizbullah Lebanon menyerang pangkalan militer Zionis dengan sejumlah rudal anti-tank. Militer negara Yahudi itu telah membalas dengan ratusan tembakan.

Militer Israel mengakui sejumlah rudal anti-tank yang ditembakkan dari Lebanon menghantam pangkalan dan kendaraan militernya.

Hizbullah Lebanon yang merupakan sekutu Iran mengklaim pasukannya menghancurkan kendaraan militer Israel, membunuh dan melukai orang-orang di dalamnya. Namun, rezim Zionis mengatakan tidak ada korban.

"Kami diserang oleh beberapa rudal anti-tank. Kami merespons dengan 100 peluru, tembakan dari udara dan berbagai langkah. Kami sedang dalam konsultasi tentang apa yang akan terjadi," kata Netanyahu, dikutip Reuters, Senin (2/9/2019).

"Saya telah memberikan instruksi yang harus disiapkan untuk skenario apa pun, dan kami akan memutuskan apa yang akan terjadi selanjutnya tergantung pada bagaimana hal-hal berkembang," katanya.

"Saya dapat membuat pengumuman penting, kami tidak memiliki korban, tidak ada yang terluka, bahkan tidak tergores," ujarnya, meledek serangan Hizbullah Lebanon.

Pasukan penjaga perdamaian PBB di perbatasan Lebanon-Israel mengatakan situasi telah tenang kembali semalam. Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) mendesak kedua pihak untuk melakukan pengekangan sepenuhnya guna mencegah eskalasi lebih lanjut.

Kedua pihak bertempur dalam perang selama sebulan pada 2006 setelah Hizbullah menangkap dua tentara Israel dalam serangan lintas perbatasan.

Israel telah bersiaga untuk konfrontasi dengan Hizbullah selama seminggu terakhir setelah dua drone Zionis jatuh di pinggiran selatan Beirut, dengan salah satunya meledak. Para pejabat keamanan Israel menggambarkan target-target pesawat nirawak terkait dengan proyek-proyek rudal presisi Hizbullah.

Setiap perang baru antara Israel dan Hizbullah akan meningkatkan risiko konflik yang lebih luas di Timur Tengah, di mana Iran telah menentang upaya Amerika Serikat (AS) untuk memaksanya menegosiasikan kembali perjanjian nuklir 2015 yang dicapai dengan sejumlah negara kekuatan dunia.

Pada saat yang sama, Israel khawatir dengan pengaruh Teheran yang tumbuh di wilayah Timur Tengah melalui sekutunya seperti Hizbullah di beberapa termasuk Suriah.

Di Irak, milisi terkuat yang pro-Iran menyalahkan Israel dan AS atas serangkaian ledakan baru-baru ini di depot senjata mereka.
(mas)
Berita Terkait
Usai Bantai 303 Orang,...
Usai Bantai 303 Orang, Netanyahu Perintahkan Israel Negosiasi dengan Lebanon
Netanyahu Ingin Perluas...
Netanyahu Ingin Perluas Kendali Wilayah Lebanon usai Israel Rebut Kastil Beaufort
Netanyahu: Serang Israel,...
Netanyahu: Serang Israel, Hizbullah Bermain dengan Api!
Netanyahu: Senjata Canggih...
Netanyahu: Senjata Canggih Rusia Ditemukan di Pangkalan Hizbullah
Netanyahu Desak Trump...
Netanyahu Desak Trump Serang Iran setelah Kalah Pemilu Presiden Amerika Serikat
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Berita Terkini
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
26 menit yang lalu
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
44 menit yang lalu
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
1 jam yang lalu
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
1 jam yang lalu
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
1 jam yang lalu
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
2 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved