Netanyahu Desak Trump Serang Iran setelah Kalah Pemilu Presiden Amerika Serikat

Kamis, 22 Juli 2021 - 07:55 WIB
loading...
Netanyahu Desak Trump...
Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat keduanya masih menjabat. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Mantan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mendesak mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerang Iran beberapa bulan setelah Trump kehilangan kursi kepresidenannya.

Kabar itu dilaporkan The New Yorker. Chairman Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark Milley mengatakan kepada Trump, "Jika Anda melakukan ini, Anda akan berperang."

Menurut The New Yorker, Milley percaya Trump tidak menginginkan perang tetapi terus mendorong serangan rudal dalam menanggapi berbagai provokasi.

Baca juga: Jenderal Top AS: Setengah Wilayah Pusat Afghanistan Dikuasai Taliban

"Trump memiliki lingkaran penentang Iran di sekelilingnya dan dekat dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang juga mendesak pemerintah bertindak melawan Iran setelah jelas bahwa Trump telah kalah dalam pemilu," ungkap laporan The New Yorker.

Baca juga: Biden: Iran Terus Pasok Senjata untuk Hizbullah, Kedaulatan Lebanon Dirusak

Menteri Luar Negeri AS di era Trump, Mike Pompeo, awalnya mendorong untuk menyerang Iran, tetapi dia berhenti mendukung serangan itu setelah mendengarkan laporan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) tentang kegiatan nuklir Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Trump Sebut Wasit Piala...
Trump Sebut Wasit Piala Dunia 2026 Raphael Claus Mencurigakan, Begini Respons FIFA
Dramatis, Korban Gempa...
Dramatis, Korban Gempa Venezuela Dievakuasi Hidup-hidup Setelah 8 Hari Tertimbun
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?
Rekomendasi
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
3 Momen Kontroversial...
3 Momen Kontroversial saat Argentina Singkirkan Mesir di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved