Partai Demokrat AS Serukan Pengetatan UU Senjata Pasca Penembakan Texas

Minggu, 01 September 2019 - 14:31 WIB
Partai Demokrat AS Serukan...
Partai Demokrat AS Serukan Pengetatan UU Senjata Pasca Penembakan Texas
A A A
WASHINGTON - Sejumlah politisi Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) menyerukan pengetatan undang-undang kepemilikan senjata, pasca penembakan baru yang terjadi di Texas. Setidaknya lima orang tewas dalam penembakan tersebut.

Politisi Partai Demokrat, yang juga merupakan Pemimpin Minoritas Senat, Charles Schumer melalui akun Twitternya mengatakan, penembakan di Texas adalah kejadian yang menyayat hati. Dia lalu mengatakan, sudah saatnya kekerasan senjata api harus dihentikan.

"Pikiran kami bersama para korban, keluarga mereka dan semua orang terluka dalam penembakan di Odessa dan Midland. Terima kasih kepada para responden pertama yang mempertaruhkan nyawanya untuk menghentikan ancaman," ucap Schumer.

"Pemimpin Mayoritas Senat AS, Mitch McConnell harus kembali memunculkan pembahasan setelah Kongres kembali. Kekerasan senjata harus dihentikan," sambungnya, seperti dilansir PressTV pada Minggu (1/9).

Desakan juga datang dari Nancy Pelosi, yang merupakan pemimpin DPR AS. Di mana dia mengatakan kekerasan dengan senjata telah membawa penderitaan terhadap warga AS dan hal ini harus segera dihentikan.

"Cukup sudah. Setiap hari, epidemi kekerasan senjata menimbulkan korban yang menghancurkan di masyarakat di seluruh Amerika, kali ini di Texas Barat, Senat harus mengakhiri penghalang dan akhirnya meloloskan undang-undang yang disetujui untuk menghadiri kekerasan senjata," ucapnya.

Sebelumnya diwartakan, seorang pengendara mobil kulit putih berusia sekitar 30 tahun dihentikan oleh polisi di Interstate 20, sekitar pukul 14:30. Pengendara itu lalu menembak polisi yang menghentikannya. Ia kemudian membajak sebuah mobil van putih dan mulai menembaki pengendara lain.

Selanjutnya, aksi tersangka kian brutal. Ia menyebar teror dengan melepaskan tembakan di pusat-pusat perbelanjaan dan bioskop. Setidaknya lima orang tewas dan 21 lainnya terluka akibat penembakan massal ini. Para korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
5 menit yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
2 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
3 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
3 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
3 jam yang lalu
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
4 jam yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved