Rudal Jarak Jauh China Akan Membuat Pangkalan AS di Asia Tak Berguna

Senin, 19 Agustus 2019 - 12:40 WIB
Rudal Jarak Jauh China...
Rudal Jarak Jauh China Akan Membuat Pangkalan AS di Asia Tak Berguna
A A A
SYDNEY - Seluruh pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Asia akan menjadi tidak berguna ketika dihantam serangan rudal-rudal presisi jarak jauh China jika konflik pecah. Kelompok think tank yang berbasis di Sydney memperingatkan misil-misil presisi Beijing mampu menghancurkan seluruh pangkalan tersebut pada jam-jam awal konflik.

Peringatan itu disampaikan kelompok think tank University of Sydney’s United States Studies Centre dalam laporan yang dirilis hari Senin (19/8/2019).

Laporan itu menyoroti dana dari anggaran militer AS yang "tertunda dan tidak dapat diprediksi" selama satu dekade telah membuat Amerika kehilangan keunggulannya di Pasifik Barat. Sebaliknya, hal itu memberikan keunggulan bagi China yang semakin canggih.

"Arsenal senjata rudal jarak jauh yang akurat di China menjadi ancaman besar bagi hampir semua pangkalan Amerika, sekutu, dan mitra, landasan terbang, pelabuhan, dan instalasi militer di Pasifik Barat," kata kelompok think tank itu dalam laporannya.

"Karena fasilitas-fasilitas ini dapat dianggap tidak berguna oleh serangan presisi pada jam-jam awal konflik, ancaman rudal PLA (Tentara Pembabsan Rakyat) menantang kemampuan Amerika untuk secara bebas mengoperasikan pasukannya dari lokasi-lokasi terdepan di seluruh wilayah," lanjut laporan tersebut, yang dikutip Bloomberg.

Laporan tersebut merekomendasikan Australia—sekutu utama AS—harus meningkatkan stok dan menciptakan kemampuan berdaulat dalam penyimpanan dan produksi amunisi presisi, bahan bakar, dan bahan lain yang diperlukan untuk mempertahankan konflik mutakhir.

China sejatinya adalah mitra dagang terbesar Australia. Namun, negara-negara itu berselisih soal serangkaian masalah, termasuk larangan pemerintah Australia terhadap Huawei Technologies Co., perihal kontrak 5G dan tuduhannya bahwa Beijing telah "mencampuri" urusan dalam negeri Canberra.
(mas)
Berita Terkait
Kerjasama dengan AS,...
Kerjasama dengan AS, Australia Ikut-ikutan Kembangkan Rudal Hipersonik
Aliansi dengan AS dan...
Aliansi dengan AS dan Inggris, Australia Bakal Dipasok Rudal Jelajah Tomahawk
Jepang Segera Beli 400...
Jepang Segera Beli 400 Rudal Jelajah Tomahawk dari Amerika Serikat
Iran Klaim Punya Rudal...
Iran Klaim Punya Rudal Jelajah Jarak Jauh Lebih Hebat dari Tomahawk AS
Hadapi China, AL AS...
Hadapi China, AL AS Bersiap Terima Rudal Tomahawk Terbaru
Terancam China, Australia...
Terancam China, Australia Perkuat Angkatan Udara dan Laut dengan Rudal Baru
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
12 menit yang lalu
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
52 menit yang lalu
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
1 jam yang lalu
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
3 jam yang lalu
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
3 jam yang lalu
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
4 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved