Inggris Cabut Kewarganegaaran Anggota ISIS Jihadi Jack

Minggu, 18 Agustus 2019 - 20:18 WIB
Inggris Cabut Kewarganegaaran...
Inggris Cabut Kewarganegaaran Anggota ISIS Jihadi Jack
A A A
LONDON - Inggris telah mencabut kewarganegaraan anggota ISIS, Jihadi Jack. Sosok yang bernama asli Jack Letts itu telah menyatakan dirinya sebagai musuh Inggris setelah melarikan diri dari rumahnya untuk berperang di Suriah.

Pria berusia 24 tahun itu mempunyai dua kewarganegaraan yaitu Inggris dan Kanada. Namun, Kementarian Dalam Negeri Inggris dilaporkan telah mencabut paspor Inggrisnya.

Kementerian Dalam Negeri Inggris tidak mengomentari kasus-kasus individual, tetapi seorang juru bicara mengatakan: "Keputusan tentang pencabutan kewarganegaraan ganda didasarkan pada saran substansial dari pejabat, pengacara dan badan intelijen serta semua informasi yang tersedia."

"Kekuatan ini adalah salah satu cara kita dapat melawan ancaman teroris yang ditimbulkan oleh beberapa individu paling berbahaya dan menjaga negara kita aman," imbuhnya seperti dikutip dari Mirror, Minggu (18/8/2019).

Akibatnya, Letts sekarang menjadi tanggung jawab pemerintah Kanada. Dilaporkan bahwa pemerintah Kanada tidak senang dengan perkembangan tersebut. Seorang juru bicara otoritas Kanada mengatakan Letts hanya sedikit mempunyai hubungan dengan Kanada.

Sementara orang tua Jack belum mengomentari berita ini.

Berbicara setelah hukuman terhadap mereka, pasangan dari New Hinksey, Oxford itu mengatakan: "Jack masih warga negara Inggris dan kami telah meminta pemerintah untuk membantu kami membawanya ke tempat yang aman, bahkan jika itu berarti bahwa ia mungkin akan dituntut di Inggris."

"Jika ada bukti dia telah melakukan kejahatan, maka dia harus diadili."

Awal tahun ini, orang tuanya John Letts dan Sally Lane dijatuhi hukuman karena mengirimkan uang untuk putra mereka. Keduanya dianggap telah mendanai aksi terporisme. Pasangan itu dijebloskan ke penjara setelah mengirimkan uang untuk putranya sebesar Rp3,8 juta dan Rp25,8 juta.

Mereka menghadapi persidangan di Old Bailey.

Letts ditangkap oleh otoritas Kurdi dan memohon untuk kembali ke Inggris. Ia bersikeras tidak berniat membunuh warga Inggris. Letts, yang masuk Islam pada usia 16, sekarang adalah satu dari sekitar 120 warga negara ganda yang telah kehilangan kewarganegaraan Inggris mereka sejak 2016. Pria itu melakukan perjalanan dari Oxford ke Suriah pada 2014 dan menikahi seorang wanita Irak.
(ian)
Berita Terkait
Tak Setuju Serangan...
Tak Setuju Serangan Teror ISIS, Suami Shamima Begum Diam Saat Ditanya Aksi Penggal Kepala
Pengantin ISIS Shamima...
Pengantin ISIS Shamima Begum Memohon Pengampunan, Siap Bantu Inggris Perangi Terorisme
Inggris Kirim Bukti...
Inggris Kirim Bukti Terkait Algojo ISIS 'The Beatles' ke AS
Anggota Grup Jagal ISIS...
Anggota Grup Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Akan Diekstradisi ke AS
Dua Anggota Tim Jagal...
Dua Anggota Tim Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Jalani Persidangan di AS
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
2 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
3 jam yang lalu
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
4 jam yang lalu
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
4 jam yang lalu
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
5 jam yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved