Iran Bantah Berikan Jaminan kepada Gibraltar

Jum'at, 16 Agustus 2019 - 19:19 WIB
Iran Bantah Berikan...
Iran Bantah Berikan Jaminan kepada Gibraltar
A A A
TEHERAN - Para pejabat Iran membantah telah memberikan jaminan kepada Gibraltar untuk membebaskan kapal tankernya yang sekarang berlayar ke Mediterania. Iran pun menyatakan pembebasan tanker itu sebagai kemenangan.

Mahkamah Agung Gibraltar membebaskan kapal tanker Grace 1 pada Kamis kemarin. Keputusan itu diambil setelah menerima jaminan tertulis dari Iran bahwa kapal itu tidak akan menuju negara mana pun yang dikenakan sanksi oleh Uni Eropa.

Namun Iran membantah telah memberikan jaminan untuk membebaskan kapal tersebut. Sebaliknya, Iran menyebut Gibraltar hanya berusaha untuk menyelamatkan muka.

"Iran tidak memberikan jaminan atas Grace 1 yang tidak akan pergi ke Suriah untuk menjamin pembebasannya," bunyi laporan pemberitaan milik Iran mengutip juru bicara Kementerian Luar Negeri Abbas Mousavi.

"Tujuan kapal tanker itu bukan Suriah dan bahkan jika benar, itu bukan urusan orang lain," tegasnya seperti dikutip dari AFP, Jumat (16/8/2019).

Sementara juru bicara pemerintah Iran, Ali Rabiei, memuji pembebasan tanker itu sebagai kemenangan bagi Teheran yang katanya telah dicapai tanpa membuat konsesi.

"Tanker minyak kami yang dirampas secara ilegal dibebaskan. Kemenangan ini tanpa memberikan jaminan apa pun adalah hasil dari #powerful_diplomacy dan kemauan yang kuat untuk memperjuangkan hak-hak suatu negara," kata Rabiei dalam sebuah tweet.

Seorang pejabat senior Iran dalam bidang pengiriman, Jalil Eslami mengatakan, kapal tanker Grace 1 akan diganti namanya dan beralih ke bendera Iran untuk perjalanan selanjutnya ke Mediterania.

"Atas permintaan pemilik, Grace 1 akan berangkat ke Mediterania setelah direflag di bawah bendera Republik Islam Iran dan diganti namanya menjadi Adrian Darya," kata Eslami kepada televisi pemerintah.

"Kapal itu awalnya berbendera Panama dan membawa dua juta barel minyak Iran," tambahnya.

Kapal tanker Grace 1 ditahan karena dicurigai muatannya ditujukan ke kilang minyak Banias di Suriah yang dianggap melanggar embargo Uni Eropa. Penahanan kapal ini dilakukan dengan bantuan Marinir Kerajaan Inggris bulan lalu.

Penyitaan ini memicu ketegangan yang tajam dalam hubungan antara Teheran dan London yang berujung pada penahanan kapal tanker berbendera Inggris, Stena Impero. London menilai tindakan ini sebagai penahanan semena-mena.

Menyusul pembebasan Grace 1, Inggris memperbarui permintaannya agar Iran melepaskan kapal Stena Impero yang disita di Selat Hormuz pada 19 Juli lalu.

Teheran menuduh bahwa Stena Impero melanggar "aturan maritim internasional" tetapi tindakan itu secara luas dipandang sebagai pembalasan atas penahanan Grace 1.

Beberapa jam sebelum putusan pengadilan, pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang telah melakukan kampanye "tekanan maksimum" terhadap Iran, meluncurkan langkah hukum di menit terakhir yang menuntut agar pemerintah Gibraltar memperpanjang penahanan kapal. (Baca juga: Intervensi di Menit Akhir, AS Minta Gibraltar Tidak Lepaskan Tanker Iran )
(ian)
Berita Terkait
Inggris Nilai Embargo...
Inggris Nilai Embargo Senjata Bisa Jadi 'Senjata' Tekan Iran
Iran Bongkar Jaringan...
Iran Bongkar Jaringan Demonstran Asing, Tuding Inggris Terlibat
Inggris-Prancis Kutuk...
Inggris-Prancis Kutuk Sikap Keras Iran pada Demonstran
Suasana Terkini Stadion...
Suasana Terkini Stadion Khalifa Jelang Laga Inggris vs Iran di Piala Dunia 2022 Qatar
Inggris Ikut Gempur...
Inggris Ikut Gempur Iran, Teheran: Membahayakan Nyawa Warganya
Prancis, Jerman, dan...
Prancis, Jerman, dan Inggris Siap Gabung Perang Keroyok Iran
Berita Terkini
AS Ketar-ketir saat...
AS Ketar-ketir saat Mojtaba Makin Tunjukkan Kekuasaannya di Iran, Ini 4 Faktanya
29 menit yang lalu
Media Iran Tayangkan...
Media Iran Tayangkan Video Serangan terhadap Pasukan AS, Harga Minyak Bergejolak
30 menit yang lalu
Mengapa Militer AS Menyerang...
Mengapa Militer AS Menyerang Pulau Qeshm di Iran? Ini 4 Faktanya
1 jam yang lalu
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
2 jam yang lalu
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
3 jam yang lalu
AS dan Iran Saling Balas...
AS dan Iran Saling Balas Serangan Rudal, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
4 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved