Seorang Tentara Israel Tewas Ditikam Orang Palestina di Tepi Barat
Kamis, 08 Agustus 2019 - 17:44 WIB
Seorang Tentara Israel Tewas Ditikam Orang Palestina di Tepi Barat
A
A
A
OFRA - Jasad seorang tentara Israel ditemukan di dekat pemukiman Yahudi di Tepi Barat pada hari Kamis (8/8/2019). Militer Zionis mengatakan tentara itu tewas ditikam oleh seorang penyerang asal Palestina .
Menurut militer, tentara itu mengenakan pakaian sipil dan tidak bersenjata. Korban juga tercatat sebagai pelajar di seminari Yahudi di Tepi Barat yang menggabungkan studi agama dengan pelayanan di angkatan bersenjata.
Jasad tentara itu ditemukan di dekat permukiman Migdal Oz, utara kota Hebron. Korban diketahui bernama Kopral Dvir Sorek, 19.
Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Radio Israel melaporkan otoritas keamanan sedang memeriksa apakah tentara itu terbunuh dalam upaya penculikan yang gagal atau sebab lain.
"Kami diberitahu hari ini tentang serangan penikaman yang parah," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan, dikutip Reuters. "Pasukan keamanan sedang mengejar, untuk menangkap teroris yang tercela dan meminta pertanggungjawabannya."
Beberapa jam kemudian, Netanyahu menghadiri upacara yang sebelumnya dijadwalkan di pemukiman Beit El di Tepi Barat, di mana ia meletakkan landasan untuk pembangunan 650 unit rumah baru.
Dia mengatakan orang-orang Yahudi tidak akan diusir dari daerah itu oleh Palestina."Kami akan memperdalam akar kami di tanah air kami," katanya.
Palestina berusaha untuk mengakhiri pendudukan Israel atas wilayah yang direbut dalam Perang Timur Tengah 1967 dan mendirikan negara mereka sendiri di Tepi Barat, Gaza dan Yerusalem Timur.
Pemerintah Israel pada pekan lalu mengatakan bahwa mereka akan membangun 6.000 unit rumah baru untuk pemukim Yahudi di Tepi Barat. Langkah ini dinyatakan para pemimpin Palestina sebagai gambaran "mentalitas kolonial" Israel. Namun, pemerintah Israel juga menyetujui izin untuk pembangunan 700 unit rumah untuk orang Palestina.
Wilayah Hebron dan permukiman Israel di sekitarnya di mana jasad tentara itu ditemukan sering menjadi titik nyala pertempuran antara pasukan Israel dan milisi Palestina.
Menurut militer, tentara itu mengenakan pakaian sipil dan tidak bersenjata. Korban juga tercatat sebagai pelajar di seminari Yahudi di Tepi Barat yang menggabungkan studi agama dengan pelayanan di angkatan bersenjata.
Jasad tentara itu ditemukan di dekat permukiman Migdal Oz, utara kota Hebron. Korban diketahui bernama Kopral Dvir Sorek, 19.
Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Radio Israel melaporkan otoritas keamanan sedang memeriksa apakah tentara itu terbunuh dalam upaya penculikan yang gagal atau sebab lain.
"Kami diberitahu hari ini tentang serangan penikaman yang parah," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan, dikutip Reuters. "Pasukan keamanan sedang mengejar, untuk menangkap teroris yang tercela dan meminta pertanggungjawabannya."
Beberapa jam kemudian, Netanyahu menghadiri upacara yang sebelumnya dijadwalkan di pemukiman Beit El di Tepi Barat, di mana ia meletakkan landasan untuk pembangunan 650 unit rumah baru.
Dia mengatakan orang-orang Yahudi tidak akan diusir dari daerah itu oleh Palestina."Kami akan memperdalam akar kami di tanah air kami," katanya.
Palestina berusaha untuk mengakhiri pendudukan Israel atas wilayah yang direbut dalam Perang Timur Tengah 1967 dan mendirikan negara mereka sendiri di Tepi Barat, Gaza dan Yerusalem Timur.
Pemerintah Israel pada pekan lalu mengatakan bahwa mereka akan membangun 6.000 unit rumah baru untuk pemukim Yahudi di Tepi Barat. Langkah ini dinyatakan para pemimpin Palestina sebagai gambaran "mentalitas kolonial" Israel. Namun, pemerintah Israel juga menyetujui izin untuk pembangunan 700 unit rumah untuk orang Palestina.
Wilayah Hebron dan permukiman Israel di sekitarnya di mana jasad tentara itu ditemukan sering menjadi titik nyala pertempuran antara pasukan Israel dan milisi Palestina.
(mas)