Rusia: White Helmets Harus Diseret ke Pengadilan

Sabtu, 03 Agustus 2019 - 05:57 WIB
Rusia: White Helmets...
Rusia: White Helmets Harus Diseret ke Pengadilan
A A A
NURSULTAN - Anggota organisasi non-pemerintah White Helmets harus menghadapi persidangan atas kegiatan kriminal mereka. Hal itu diungkapkan oleh Perwakilan Khusus Presiden Rusia untuk Suriah Alexander Lavrentyev.

Menurut Lavrentyev, White Helmets adalah penjahat yang kerjanya memprovokasi kekuatan dunia untuk memicu konfrontasi dan menciptakan ketegangan.

"Akhirnya, mereka harus dimintai pertanggungjawaban. Saya pikir mereka masing-masing akan menghadapi persidangan cepat atau lambat," ujarnya.

"Saya percaya bahwa pekerjaan itu harus dimulai. Mereka harus diungkapkan dan bukti kegiatan kriminal mereka harus dikumpulkan. Sudah ada banyak bukti," tambahnya seperti dikutip dari TASS, Sabtu (3/8/2019).

Mengomentari item dalam pernyataan bersama negara penjamin (Rusia, Turki dan Iran) yang memastikan keamanan warga sipil di Idlib, Lavrentyev menegaskan bahwa pihak Rusia selalu dibimbing dengan prinsip bahwa penduduk sipil tidak boleh menderita.

"Saya ingin menekankan sekali lagi bahwa semua serangan udara Rusia (terhadap fasilitas target) diperiksa beberapa kali melalui berbagai sumber. Hanya setelah itu, asalkan tidak ada prasyarat yang bisa diderita warga sipil, serangan dilakukan. Serangan hanya dilakukan terhadap militan dan depot amunisi," katanya.
(ian)
Berita Terkait
Apakah Rusia Dukung...
Apakah Rusia Dukung Bashar al-Assad?
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Rusia Akui Uji Coba...
Rusia Akui 'Uji Coba' Tank T-14 Armata di Suriah
Operasi Khusus Rusia-Suriah...
Operasi Khusus Rusia-Suriah Bebaskan Pasukan yang Ditawan Pemberontak
Rusia Tegaskan Barat...
Rusia Tegaskan Barat Dukung Para Teroris di Suriah
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
39 menit yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
1 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
3 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
4 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved