Haftar Perintahkan Pasukannya Serang Kapal-kapal Turki di Libya

Minggu, 30 Juni 2019 - 01:11 WIB
Haftar Perintahkan Pasukannya...
Haftar Perintahkan Pasukannya Serang Kapal-kapal Turki di Libya
A A A
TRIPOLI - Tentara Nasional Libya (LNA) kubu Jenderal Khalifa Haftar memerintahkan pasukannya untuk menyerang kapal-kapal dan kepentingan Turki di negara itu. LNA menuduh Turki telah terlibat aktif dalam pertempuran di negeri warisan Muammar Gaddafi.

"Perintah telah diberikan kepada angkatan udara untuk menargetkan kapal-kapal dan perahu-perahu Turki di perairan teritorial Libya," kata juru bicara LNA, Jenderal Ahmad al-Mesmari.

"Turki menyediakan penutup udara menggunakan drone selama invasi milisi ke kota Gharyan," lanjut dia, seperti dikutip AFP, Sabtu (29/6/2019) malam.

Juru bicara LNA itu menuduh Turki membantu pasukan rival Haftar—Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA)—merebut kota Gharyan, sekitar 100 kilometer (sekitar 60 mil) barat daya Tripoli.

Situs-situs Turkey Strategic, perusahaan milik negara Turki yang berada di Libya dinyatakan sebagai target yang sah oleh pasukan LNA.

LNA Haftar, yang menguasai Libya timur dan sebagian besar selatan negara itu, melancarkan serangan untuk merebut Ibu Kota Libya, Tripoli, pada awal April lalu.

Libya terperosok dalam kekacauan sejak pemberontakan rakyat yang didukung NATO menggulingkan dan menewaskan diktator Muammar Gaddafi pada 2011. Banyak milisi bersenjata berlomba-lomba untuk menguasai negara kaya minyak tersebut.

Haftar, seorang pensiunan jenderal yang ikut serta dalam pemberontakan terhadap Gaddafi, melancarkan serangan pada Mei 2014 untuk membersihkan Libya dari kelompok Islamis yang ia sebut sebagai "teroris".

"Semua warga negara Turki di wilayah Libya akan ditangkap dan semua penerbangan ke dan dari Turki akan dilarang," imbuh Jenderal al-Mesmari.

Dia tidak menjelaskan bagaimana larangan penerbangan bisa berlaku untuk daerah yang tidak di bawah kendali Haftar.
(mas)
Berita Terkait
Intevensi Libya, Macron...
Intevensi Libya, Macron Sebut Turki Mainkan 'Permainan Berbahaya'
Angkatan Laut Turki...
Angkatan Laut Turki Dituduh Melecehkan Kapal Perang Prancis
Turki Balik Tuding Prancis...
Turki Balik Tuding Prancis Mainkan Permainan Berbahaya di Libya
Turki Mulai Eksplorasi...
Turki Mulai Eksplorasi Minyak di Libya Meski Dikecam Negara Lain
Ahli Sebut Intervensi...
Ahli Sebut Intervensi NATO ke Libya Penyebab Banjir Bandang
Perkuat Pengaruh di...
Perkuat Pengaruh di Libya, Turki Dituduh ‘Mengepung’ Mesir
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
6 menit yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
1 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
2 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
3 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
4 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved