Angkatan Laut Turki Dituduh Melecehkan Kapal Perang Prancis

Kamis, 18 Juni 2020 - 14:02 WIB
loading...
Angkatan Laut Turki...
Kapal Cirkin, Turki, melintasi Selat Bosphorus menuju Laut Hitam dalam perjalanan dari Misrata, Libya ke Samsun, Turki, pada 17 Juni 2020. Foto/Twitter/Defense World
A A A
ANKARA - Angkatan Laut Turki dituduh telah melecehkan kapal perang Prancis yang hendak memeriksa apakah kapal Ankara menyelundupkan senjata atau tidak.

Tuduhan itu dibuat seorang pejabat Kementerian Pertahanan Prancis, Rabu. Pejabat itu mengatakan insiden pelecehan itu berlangsung ketika kapal perang Paris sedang menjalankan misi NATO, yakni mencegah pengiriman senjata ke Libya karena negara itu sedang dikenai embargo.

Kapal Turki yang hendak diperiksa adalah Cirkin. Kapal itu mematikan sistem pelacakan, menutupi ID-nya dan menolak mengatakan ke mana ia akan pergi.

Namun, militer Ankara mengatakan tuduhan itu sama sekali tidak benar. Seorang pejabat militer Ankara mengatakan kepada Reuters secara anonim bahwa kapal perang Perancis tidak melakukan komunikasi dengan kapal Cirkin selama kejadian tersebut. (Baca: Erdogan: Turki Mulai Pengerahan Pasukan ke Libya )

"Jika seseorang memperhitungkan bahwa kapal perang Prancis diisi bahan bakar oleh pihak kita sebelum insiden yang dituduhkan, jelas betapa tidak pantas dan tuduhan itu disengaja," katanya, yang dilansir Kamis (18/6/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved