Trump Klaim Jinakkan Iran untuk Berhenti Pekikkan 'Matilah Amerika'

Rabu, 19 Juni 2019 - 16:52 WIB
Trump Klaim Jinakkan...
Trump Klaim Jinakkan Iran untuk Berhenti Pekikkan 'Matilah Amerika'
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald John Trump mengklaim telah menjinakkan Iran untuk berhenti memekikkan slogan "Death of America" atau "Matilah Amerika".

Dia mengaku menahan diri untuk beperang dengan rezim para Mullah tersebut dengan alasan tak ada gunanya bagi Amerika Serikat (AS) terjebak dalam perang yang lain karena AS tidak lagi bergantung pada minyak Timur Tengah. Pernyataan orang nomor satu Amerika ini disampaikan dalam sebuah wawancara baru dengan Majalah Time, yang dikutip Rabu (19/6/2019).

Trump mengecilkan serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman, di mana Amerika Serikat telah menyalahkan Iran.

"Jika Anda melihat retorika sekarang dibandingkan dengan hari-hari ketika mereka menandatangani perjanjian (nuklir Iran 2015), di mana selalu, 'Matilah Amerika', 'Matilah Amerika', 'Kami akan menghancurkan Amerika', 'Kami akan membunuh Amerika'—saya tidak terlalu banyak mendengarnya," kata Trump. "Dan saya tidak berharap untuk itu".

Dia mengatakan hal yang sama dalam sebuah wawancara dengan Fox News pada hari Jumat pekan lalu dan juga di acara penggalangan dana di Iowa pada hari minggu. "Mereka tidak bicara seperti itu lagi," katanya. "Mereka tidak berbicara seperti itu lagi."

Namun demikian, fakta bahwa pada bulan ini pekikkan slogan itu masih nyaring terdengar di Iran ketika pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamanei menyerukan masyarakat Iran untuk melawan "bullying" AS. Teriakkan "Matilah Amerika" terdengar dalam bahasa Persia "Marg bar Amreeka".

Ulama garis keras Ahmad Khatami pekan lalu mengatakan selama khotbah salat Jumat yang disiarkan oleh Radio Tehran bahwa kata-kata pemimpin tertinggi itu setara dengan slogan "Matilah Amerika".

Sebelum dan selama khotbah, para jamaah terdengar meneriakkan “Matilah Amerika", “Matilah Israel", “Matilah Inggris” dan “Matilah Keluarga al-Saud”.

Pada bulan April, setelah pemerintahan Trump secara resmi menetapkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran sebagai organisasi teroris, dan anggota parlemen Iran bersidang dengan meneriakkan "Matilah Amerika".

Pada bulan Februari, massa berkumpul di Teheran pada peringatan 40 tahun Revolusi Islam Iran dan meneriakkan "Matilah Amerika".
(mas)
Berita Terkait
Menlu Iran Tantang Trump...
Menlu Iran Tantang Trump Kembali ke Kesepakatan Nuklir 2015
Jelang Lengser, Donald...
Jelang Lengser, Donald Trump Ingin Serang Situs Nuklir Utama Iran
Trump Surati Iran, Beri...
Trump Surati Iran, Beri Ultimatum 2 Bulan untuk Kesepakatan Nuklir Baru
Oman bisa Jadi Penengah...
Oman bisa Jadi Penengah Perundingan Nuklir Baru Iran dan AS
Proposal Nuklir Trump...
Proposal Nuklir Trump Izinkan Iran Memperkaya Uranium
Trump Peringatkan Iran...
Trump Peringatkan Iran Jangan Main-main dengan AS!
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
7 jam yang lalu
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
8 jam yang lalu
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
10 jam yang lalu
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
10 jam yang lalu
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
12 jam yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
13 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved