Arab Saudi dan Al-Azhar Ikut Dikecam atas Kematian Morsi

Rabu, 19 Juni 2019 - 16:31 WIB
Arab Saudi dan Al-Azhar...
Arab Saudi dan Al-Azhar Ikut Dikecam atas Kematian Morsi
A A A
RABAT - Kepala Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional, Ahmed Al Raissouni, menyampaikan pernyataan berkabung atas meninggalnya mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi ketika menjalani sidang di pengadilan Kairo, Senin lalu. Raissouni tak hanya menyalahkan Mesir, tapi juga mengecam dunia Arab dan dunia Muslim termasuk Arab Saudi dan Universitas Al-Azhar atas kematian presiden yang dikudeta tersebut.

Al Raissouni, cendekiawan asal Maroko, menyebut Morsi sebagai "martir". Dia menuduh rezim Kairo membunuh presiden pertama Mesir yang terpilih secara demokratis itu.

“Enam tahun lalu dia disiksa di penjara. Enam tahun lalu ia dibawa ke pengadilan yang disebut. Enam tahun lalu mereka membunuhnya setahap demi setahap," tulis Al Raissouni, dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Marocco World News, Rabu (19/6/2019).

Dengan "menunjuk jari" pada rezim Mesir, Raissouni mengatakan bahwa Morsi adalah contoh stigma untuk semua bagian dari Mesir, kecuali bagi lingkaran berbahaya yang memerintah di negara itu.

"Pengkhianat dan pembunuh ini tidak memiliki alis dan sekarang tempat untuk meletakkan noda baru. Mereka memalukan bagi orang Arab, Muslim, dan kemanusiaan," lanjut Raissouni.

Dalam pernyataannya, Raissouni menuduh elite politik Mesir menjual Morsi serta legitimasi, dan demokrasi.

“Kasus Mohamed Morsi memalukan dan (saya) mengutuk presiden Arab yang bungkam dan sombong. Ini adalah aib dan kutukan bagi Al-Azhar, dan semua cendekiawan dan yang menyebut syekhnya ‘Imam Besar'," katanya.

Lebih lanjut, Raissouni menyalahkan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab atas kematian mantan presiden yang dipenjara tersebut.

"Kasus Mohamed Morsi merupakan aib dan (hasil) komplotan berbahaya oleh konspirasi kriminal keluarga Al Saud dan Al Nahyan yang terlibat dalam pembunuhan martir Mohamed Morsi," imbuh dia.

Menurutnya, Arab Saudi dan UEA membunuh orang tak berdosa di Mesir, Libya, Yaman, Sudan, dan Muslim lainnya.

Raissouni bukan satu-satunya tokoh publik yang mengutuk kematian Morsi. Pada hari Senin, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyalahkan rezim "tiran" Mesir atas kematian Morsi.

"Sejarah tidak akan pernah melupakan para tiran yang menyebabkan kematiannya dengan memenjarakannya dan mengancamnya dengan eksekusi," kata Erdogan.

Pemimpin Turki itu dikenal sebagai sekutu dekat Morsi. "Semoga Allah mengistirahatkan saudara lelaki kami Morsi, jiwa martir kami dalam damai," katanya.

PBB juga menyatakan belasungkawa kepada keluarga Morsi melalui juru bicaranya Stephane Dujarric.

Malaysia, Qatar, Hamas Palestina turut menyatakan belasungkawa kepada keluarga almarhum.
(mas)
Berita Terkait
Arab Saudi Buka Lagi...
Arab Saudi Buka Lagi Kedubes di Qatar dalam Beberapa Hari
Arab Saudi, UEA, Bahrain,...
Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir Cabut Blokade Qatar Hari Ini
Keberadaan Tentara Turki...
Keberadaan Tentara Turki di Qatar Bikin UEA Gerah
UEA dan Qatar Gelar...
UEA dan Qatar Gelar Pertemuan Pertama Sejak Keretakan Teluk
Erdogan Tuding Aksi...
Erdogan Tuding Aksi Mesir dan Uni Emirat Arab di Libya Ilegal
Jenderal Polisi Dubai...
Jenderal Polisi Dubai Serukan Invasi Qatar dan Normalisasi dengan Israel
Berita Terkini
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
22 menit yang lalu
Lebanon Jadi Titik Krisis...
Lebanon Jadi Titik Krisis bagi Gencatan Senjata Perang Iran, Ini 4 Alasannya
22 menit yang lalu
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
1 jam yang lalu
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
1 jam yang lalu
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
1 jam yang lalu
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
2 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved