Presiden Trump Mengaku Tahu Dalang Serangan Teroris 9/11

Selasa, 18 Juni 2019 - 09:08 WIB
Presiden Trump Mengaku...
Presiden Trump Mengaku Tahu Dalang Serangan Teroris 9/11
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump secara samar-samar mengisyaratkan bahwa dia tahu siapa yang bertanggung jawab atas serangan teroris pada 11 September 2001 atau 9/11. Hanya saja, dia menolak menyebutkan namanya.

Berbicara kepada George Stephanopoulos dari ABC di Rose Garden Gedung Putih akhir pekan ini, Trump menegaskan bukan Irak yang melakukan serangan teroris di New York dan Washington dengan korban jiwa hampir 3.000 orang tersebut. Pernyataan itu sebagai dalih bahwa dia tak sependapat dengan invasi AS terhadap Irak tahun 2003 yang dilakukan oleh pemerintah Bush.

"Omong-omong, Irak tidak merobohkan World Trade Center (WTC)," kata Presiden Trump, merujuk pada menara kembar WTC yang dihantam pesawat yang dibajak para tersangka teroris.

"Itu bukan Irak. Itu orang lain. Dan saya pikir saya tahu siapa orang lain ini. Dan Anda mungkin juga (tahu)," ujar Trump, seperti dikutip Russia Today, Selasa (18/6/2019).

Tidak jelas siapa dalang serangan teroris 9/11 yang dimaksud oleh Trump. Namun, pendiri al-Qaeda; Osama bin Laden yang merupakan pria kelahiran Arab Saudi dan jaringan al-Qaeda-nya secara luas dianggap sebagai biang keladi di balik serangan tersebut.

Osama bin Laden sendiri pada beberapa kesempatan sebelum kematiannya pernah menyangkal terlibat dalam serangan tersebut.

Pemerintahan Bush menjadikan serangan teroris 9/11 sebagai dalih untuk menginvasi Irak pada Maret 2003. Saat itu, pemerintah Bush mengklaim Baghdad memiliki senjata pemusnah massal yang dapat diberikan kepada para teroris. Namun, tuduhan itu tak pernah terbukti.

Presiden Trump mengkritik keterlibatan Amerika dalam konflik Timur Tengah. Dia menyebutnya sebagai "keputusan terburuk yang dibuat dalam sejarah negara AS", yang telah menelan biaya triliunan dolar AS.

Pada 11 September 2001, para pelaku serangan membajak beberapa pesawat komersial dan menerbangkannya ke menara World Trade Center di New York City dan Pentagon. Pesawat keempat diterbangkan ke arah Gedung Putih atau Capitol, namun jatuh di sebuah ladang di Pennsylvania.
(mas)
Berita Terkait
Trump Cabut Status Sudan...
Trump Cabut Status Sudan Negara Sponsor Terorisme Jika Bayar Rp4,9 Triliun
Trump: Pasukan Koalisi...
Trump: Pasukan Koalisi Tinggalkan Irak dalam 3 Tahun
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Pengadilan Irak Keluarkan...
Pengadilan Irak Keluarkan Perintah Penangkapan untuk Donald Trump
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Berita Terkini
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
1 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
2 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
3 jam yang lalu
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
5 jam yang lalu
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
5 jam yang lalu
Infografis
Mel Gibson Serukan Pemerintah...
Mel Gibson Serukan Pemerintah AS Bongkar Kebenaran Serangan 9/11
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved