Trump Segera Umumkan Pengurangan Pasukan AS di Irak

Rabu, 09 September 2020 - 10:36 WIB
loading...
Trump Segera Umumkan...
Presiden AS Donald Trump. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan mengumumkan pengurangan lebih lanjut pasukan AS dari Irak pada Rabu (9/9).

Pengumuman itu akan diikuti dengan pengumuman lagi pada beberapa hari mendatang untuk pengurangan pasukan AS di Afghanistan.

Keputusan itu dibuat saat Trump menghadapi kritik dari laporan bahwa dia membuat pernyataan kontroversial terkait korban tewas pasukan AS dalam perang.

Trump saat ini bersaing ketat dengan Joe Biden dalam sejumlah survei menjelang pemilu presiden 3 November. Pengumumannya diduga untuk meyakinkan pemilih bahwa dia menjalankan janji-janjinya untuk mengakhiri perang tanpa akhir oleh AS.

AS memiliki sekitar 5.200 pasukan yang dikerahkan di Irak untuk memerangi grup militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). (Baca Juga: Teheran Protes UEA Biarkan Israel Melintas untuk Serang Iran)

Pejabat AS menjelaskan bulan lalu bahwa AS akan mengurangi jumlah pasukan di Irak sekitar sepertiga dalam beberapa bulan mendatang. (Lihat Infografis: China Operasikan 2.500 Pesawat dan S-400, Ancaman Besar Bagi AS)

AS saat ini memiliki sekitar 8.600 pasukan di Afghanistan. Saat wawancara, Trump menjelaskan AS berencana mengurangi jumlahnya menjadi sekitar 4.000 pasukan. (Lihat Video: Tips Tetap Produktif dan Melindungi Keluarga dari Pandemi Covid-19)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Jenderal Lebanon Dibunuh...
Jenderal Lebanon Dibunuh Israel, Hizbullah: Kejahatan Keji!
Rekomendasi
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved