Saudi Tidak Ingin Perang, Tapi Siap Merespons dengan Kekuatan Penuh

Minggu, 19 Mei 2019 - 11:24 WIB
Saudi Tidak Ingin Perang,...
Saudi Tidak Ingin Perang, Tapi Siap Merespons dengan Kekuatan Penuh
A A A
RIYADH - Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir, menyatakan bahwa mereka tidak ingin perang terjadi di Timur Tengah, tetapi mereka siap untuk menanggapinya dengan kekuatan penuh.

“Arab Saudi tidak menginginkan perang (terjadi) di kawasan Timur Tengah, tidak mencarinya dan akan melakukan segala daya untuk mencegah perang ini. Pada saat yang sama, itu menegaskan bahwa jika pihak lain memilih perang, kerajaan akan merespons dengan kekuatan dan tekad penuh dan akan membela diri dan kepentingannya,” tulis al Jubeir di Twitter seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (19/5/2019).

Pernyataan al Jubeir ini muncul di tengah ketegangan di Timur Tengah meluas selama seminggu. Pada 12 Mei, dua kapal tanker minyak dari Arab Saudi dan dua kapal lainnya menjadi sasaran serangan misterius di zona ekonomi eksklusif Uni Emirat Arab.

Meskipun tidak ada yang mengklaim bertanggung jawab atas sabotase itu, Amerika Serikat dilaporkan menyebut Iran yang dilanda sanksi, yang kini memasuki fase baru ketegangan dengan Washington, mungkin berada di balik serangan itu.

Baca juga: Pemerintah Arab Saudi Mengakui Kapal Tanker Minyak Disabotase

Pada hari Selasa, pemberontak Yaman Houthi melakukan serangan drone pada fasilitas minyak Saudi, menyebabkan kebakaran dan kerusakan kecil. Houthi menyebutnya sebagai operasi militer terbesar yang dilakukan oleh pemberontak terhadap Arab Saudi sejak awal konflik bersenjata mereka dengan pemerintah Yaman yang didukung Riyadh.

Baca juga: Drone-drone Bersenjata Houthi Serang 2 Stasiun Pompa Minyak Saudi

Kerajaan itu telah bersumpah untuk membalas terhadap serangan Houthi, yang menurutnya, didukung oleh Iran. Teheran, bagaimanapun, telah berulang kali membantah memiliki peran dalam konflik Yaman.
(ian)
Berita Terkait
Awal Mula Arab Saudi...
Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Banyak Pangeran Arab Kuliah di Amerika Serikat
Saudi dan AS Dorong...
Saudi dan AS Dorong Perpanjangan Embargo Senjata PBB pada Iran
Saudi Nilai Negara Teluk...
Saudi Nilai Negara Teluk Harus Dilibatkan Dalam Pembicaraan AS-Iran
AS Sita Persenjataan...
AS Sita Persenjataan Asal Iran Terkait Serangan ke Saudi
Bos CIA: AS Dibutakan...
Bos CIA: AS Dibutakan Kesepakatan Arab Saudi dan Iran
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
18 menit yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
1 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
2 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
3 jam yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
5 jam yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
8 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved