Trudeau Tolak Konfirmasi Asia Bibi Telah Tiba di Kanada
Kamis, 09 Mei 2019 - 18:14 WIB
Trudeau Tolak Konfirmasi Asia Bibi Telah Tiba di Kanada
A
A
A
OTTAWA - Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau menolak mengkonfirmasi apakah Asia Bibi, wanita non-Muslim Pakistan yang sempat divonis mati oleh pengadilan Lahore atas tuduhan penistaan agama Islam, telah tiba di Kanada saat ini.
Trudeau, yang berbicara kepada awak media di Ottawa, mengatakan alasan keamanan yang membuatnya tidak bisa memberikan konfirmasi apakah wanita 53 tahun itu telah menginjakan kaki di Kanada.
"Ada masalah privasi sensitif dan masalah keamanan dalam hal ini. Jadi, saya tidak bisa berkomentar," kata Trudeau dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (9/5).
pengacara Bibi, Saif Ul Malook, kemarin mengatakan, kliennya sudah meninggalkan Pakistan dan dalam perjalanan ke Kanada. Bibi meninggalkan Pakistan, enam bulan setelah dibebaskan dari penjara.
"Saya telah menanyakan kepada saluran yang tersedia, dan menurut mereka dia telah berangkat ke Kanada," kata Ul Malook.
Seperti diketahui, pada tahun 2010, pengadilan Lahore menyatakan Bibi bersalah atas tuduhan penistaan agama. Dia dituduh membuat komentar yang merendahkan tentang Islam, setelah rekan-rekannya yang Muslim keberatan dengan air minum yang dia suguhkan dari gelas yang dia gunakan lebih dulu. Bibi selalu menyangkal telah melakukan penistaan agama.
Kasus ini menjadi sorotan masyarakat internasional. Pemimpin Vatikan Paus Fransiskus telah bertemu dengan keluarga Bibi awal tahun ini. Paus mengaku berdoa untuk Bibi.
Namun, pada November Mahkamah Agung membatalkan vonis mati terhadap Bibi. Sepekan setelah vonis mati dibatalkan, wanita berusia 53 tahun tersebut akhirnya dibebaskan dari penjara.
Trudeau, yang berbicara kepada awak media di Ottawa, mengatakan alasan keamanan yang membuatnya tidak bisa memberikan konfirmasi apakah wanita 53 tahun itu telah menginjakan kaki di Kanada.
"Ada masalah privasi sensitif dan masalah keamanan dalam hal ini. Jadi, saya tidak bisa berkomentar," kata Trudeau dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (9/5).
pengacara Bibi, Saif Ul Malook, kemarin mengatakan, kliennya sudah meninggalkan Pakistan dan dalam perjalanan ke Kanada. Bibi meninggalkan Pakistan, enam bulan setelah dibebaskan dari penjara.
"Saya telah menanyakan kepada saluran yang tersedia, dan menurut mereka dia telah berangkat ke Kanada," kata Ul Malook.
Seperti diketahui, pada tahun 2010, pengadilan Lahore menyatakan Bibi bersalah atas tuduhan penistaan agama. Dia dituduh membuat komentar yang merendahkan tentang Islam, setelah rekan-rekannya yang Muslim keberatan dengan air minum yang dia suguhkan dari gelas yang dia gunakan lebih dulu. Bibi selalu menyangkal telah melakukan penistaan agama.
Kasus ini menjadi sorotan masyarakat internasional. Pemimpin Vatikan Paus Fransiskus telah bertemu dengan keluarga Bibi awal tahun ini. Paus mengaku berdoa untuk Bibi.
Namun, pada November Mahkamah Agung membatalkan vonis mati terhadap Bibi. Sepekan setelah vonis mati dibatalkan, wanita berusia 53 tahun tersebut akhirnya dibebaskan dari penjara.
(esn)