AS Sebut China Tempatkan Muslim Uighur di Kamp Konsentrasi

Sabtu, 04 Mei 2019 - 14:23 WIB
AS Sebut China Tempatkan...
AS Sebut China Tempatkan Muslim Uighur di Kamp Konsentrasi
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menuduh China menempatkan lebih dari satu juta kelomok Muslim minoritas di kamp konsentrasi. Tudingan itu dilontarkan oleh pejabat Departemen Pertahanan AS untuk Asia Randall Schriver.

Mantan tahanan menggambarkan ia disiksa selama interogasi di kamp tersebut, ​​hidup dalam sel yang penuh sesak dan menjadi sasaran rejim indoktrinasi partai yang dilakukan setiap hari secara brutal yang mendorong beberapa orang untuk bunuh diri.

Beberapa fasilitas yang luas dikelilingi oleh kawat berduri dan menara pengawas.

"Partai Komunis (China) menggunakan pasukan keamanan untuk pemenjaraan massal Muslim China di kamp-kamp konsentrasi," kata Schriver kepada Pentagon briefing selama diskusi yang lebih luas tentang militer China seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (4/5/2019).

Ia memperkirakan bahwa jumlah Muslim yang ditahan bisa mendekati 3 juta warga.

Schriver, seorang asisten menteri pertahanan, membela penggunaan istilah yang biasanya dikaitkan dengan Nazi Jerman itu.

Ketika ditanya oleh seorang wartawan mengapa dia menggunakan istilah ini, Schriver mengatakan bahwa itu dibenarkan.

"Mengingat apa yang kita pahami sebagai besarnya penahanan, setidaknya satu juta tetapi kemungkinan lebih dekat dengan 3 juta warga dari populasi sekitar 10 juta," jelasnya.

"Jadi, bagian yang sangat signifikan dari populasi, (mengingat) apa yang terjadi di sana, apa tujuan pemerintah China dan komentar publik mereka membuat deskripsi yang sangat, saya pikir, tepat," ujarnya.

Kedutaan China di Washington tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menggunakan istilah kamp pendidikan ulang untuk menggambarkan situs-situs tersebut dan mengatakan kegiatan China mengingatkan pada tahun 1930-an.

Pemerintah AS telah mempertimbangkan sanksi terhadap pejabat senior China di Xinjiang, sebuah wilayah luas yang berbatasan dengan Asia Tengah yang merupakan rumah bagi jutaan warga Uighur dan etnis minoritas Muslim lainnya. China telah memperingatkan bahwa pihaknya akan membalas "secara proporsional" terhadap sanksi AS.

Gubernur Xinjiang pada bulan Maret secara langsung menolak perbandingan dengan kamp konsentrasi. Ia mengatakan mereka sama dengan sekolah asrama.

Pejabat AS mengatakan China telah membuat banyak aspek kriminal dalam praktik dan budaya agama di Xinjiang, termasuk hukuman karena mengajarkan teks-teks Muslim kepada anak-anak dan melarang orang tua memberi anak-anak mereka nama Uighur.

Akademisi dan jurnalis telah mendokumentasikan pos pemeriksaan polisi bergaya grid di seluruh Xinjiang dan pengumpulan DNA massal, dan para pembela hak asasi manusia telah mengecam kondisi tipe darurat militer di sana.
(ian)
Berita Terkait
Indonesia di Tengah...
Indonesia di Tengah Rivalitas Amerika Serikat dengan China
AS Sebut Genosida Uighur...
AS Sebut Genosida Uighur Jadi Salah Satu Topik Pembicaraan dengan China
Paksa Muslim Uighur...
Paksa Muslim Uighur Lakukan Aborsi, AS Kecam China
China kepada AS: Jangan...
China kepada AS: Jangan Ikut Campur Soal Uighur
Diduga Dibuat di Kamp...
Diduga Dibuat di Kamp Uighur, AS Sita Produk Rambut Manusia Asal China
China Siap Balas Sanksi...
China Siap Balas Sanksi Baru AS Terkait Hak Asasi Muslim Uighur
Berita Terkini
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
33 menit yang lalu
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
59 menit yang lalu
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
3 jam yang lalu
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
4 jam yang lalu
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
5 jam yang lalu
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved