Rusia Sebut AS Rencanakan Serangan dengan Senjata Luar Angkasa

Kamis, 25 April 2019 - 04:37 WIB
Rusia Sebut AS Rencanakan...
Rusia Sebut AS Rencanakan Serangan dengan Senjata Luar Angkasa
A A A
MOSKOW - Amerika Serikat (AS) mungkin merencanakan serangan pendahuluan terhadap persenjataan nuklir Rusia dan China. Hal itu dikatakan militer Rusia mengutip kebangkitan program Star Wars tahun 1980-an dan pertahanan rudal AS yang terus berkembang di Eropa sebagai bukti.

"Analisis 'kemungkinan tindakan' Washington menunjukkan bahwa Amerika sedang berusaha mencapai keunggulan strategis melalui apa yang disebut doktrin 'on-start intersepsi'," kata Wakil Kepala Komando Staf Operatif Letnan Jenderal Viktor Poznikhir seperti dikutip dari RT, Kamis (25/4/2019).

Di bawah rencana seperti itu, AS akan berusaha untuk menghancurkan mayoritas rudal musuh mereka yang luar biasa, sementara amunisi masih berada di gudang mereka.

“Niat Washington untuk menciptakan lapisan berbasis ruang angkasa dari serangan sistem anti-rudal untuk mengenai rudal balistik pada tahap penerbangan awal sangat memprihatinkan. Pada dasarnya, ini adalah kebangkitan konsep 'Star Wars' pada 1980-an,” ucapnya.

Poznikhir mengatakan militerisasi ruang angkasa mendorong kekhawatiran bahwa Washington mungkin berusaha untuk mencoba dan mengusahakan serangan pendahuluan terhadap musuh-musuhnya - seperti Rusia dan China. Pada dasarnya, hal itu menimbulkan kekhawatiran yang sama dengan pertahanan rudal AS yang luas di Eropa. Moskow telah lama mencurigai bahwa dapat dengan mudah melakukan rekayasa untuk meluncurkan persenjataan ofensif alih-alih rudal pencegat.

“Sama seperti dengan peluncur MK 41 (di fasilitas pertahanan rudal AS di Eropa), prospek menggunakan senjata berbasis luar angkasa untuk melakukan serangan pendahuluan terhadap Rusia dan China. Dan mengingat jangkauan global senjata berbasis ruang angkasa, serangan semacam itu dapat dilakukan pada fasilitas negara bagian mana pun,” Poznikhir memperingatkan.

Program 'Star Wars', secara resmi dikenal sebagai Strategic Defense Initiative (SDI), disusun di bawah pemerintahan Presiden Ronald Reagan. Program ini bertujuan untuk menciptakan persenjataan orbital, yang akan menghancurkan semua rudal Soviet yang masuk saat mereka melakukan perjalanan di luar angkasa, menjadikannya senjata efektif yang usang. Dengan runtuhnya Uni Soviet dan berakhirnya Perang Dingin, program tersebut juga memudar.

Gagasan untuk mempersenjatai ruang ankasa kembali diucapkan oleh Presiden AS Donald Trump, yang menciptakan Angkatan Luar Angkasa sendiri Juni lalu. Rencana tersebut tampaknya serius, karena AS Missile Defence Review (MDR) baru-baru ini telah mempresentasikan konsep pencegat berbasis ruang angkasa yang mampu menghancurkan rudal dalam fase boost, serta meluncurkan rencana untuk menggunakan rudal pencegat berbasis darat tambahan di Alaska.

Trump sendiri dengan cukup sombong mengumumkan publikasi MDR, menyatakan bahwa ruang angkasa adalah domain perang baru dengan dipimpin oleh Pasukan Luar Angkasa.
(ian)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
9 menit yang lalu
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
35 menit yang lalu
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
54 menit yang lalu
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
3 jam yang lalu
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 jam yang lalu
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved