Selidiki Sertifikasi Boeing 737 MAX, 8 Negara Gabung dalam Panel Bentukan AS

Minggu, 21 April 2019 - 08:53 WIB
Selidiki Sertifikasi...
Selidiki Sertifikasi Boeing 737 MAX, 8 Negara Gabung dalam Panel Bentukan AS
A A A
WASHINGTON - Otoritas penerbangan dari delapan negara dan Uni Eropa (UE) akan bergabung dengan beberapa agen dari Amerika Serikat (AS) guna meninjau sertifikasi sistem kontrol penerbangan otomatis Boeing 737 Max. Pembentukan panel ini dilakukan setelah dua kecelakaan mematikan dalam enam bulan memaksa seluruh pesawat Boeing 737 Max dikandangkan secara global.

Otoritas penerbangan sipil AS, FAA, mengumumkan pada hari Jumat bahwa otoritas penerbangan sipil dari Australia, Brazil, Kanada, China, Jepang, Indonesia, Singapura, Uni Emirat Arab (UEA) dan Uni Eropa akan bergabung dengan panel Tinjauan Teknis Bersama (JATR) yang dipimpin oleh AS.

Panel, yang dibentuk awal bulan ini, diketuai oleh mantan Ketua Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) AS Chris Hart dan termasuk para ahli dari FAA, NASA serta otoritas penerbangan internasional lainnya.

Kelompok ini akan menyelidiki aspek-aspek dari sistem kontrol penerbangan otomatis pesawat Boeng 737 Max, termasuk desain dan interaksi pilot dengan desain tersebut, untuk menentukan apakah itu sesuai dengan peraturan dan menemukan modifikasi yang diperlukan.

JATR akan mulai bekerja, yang diperkirakan akan memakan waktu 90 hari, pada tanggal 29 April seperti dikutip dari The Hill, Minggu (21/4/2019).

Boeing pada awal bulan ini mengakui bahwa informasi "keliru" yang mengaktifkan sistem Maneuvering Characteristics Augmentation System pesawat berkontribusi terhadap kecelakaan mematikan yang melibatkan dua pesawat Boeing 737 Max 8.

Pemerintahan Trump untuk sementara mengkandangkan pesawat Boeing 737 Max, seperti halnya beberapa pemerintah lainnya.

Bulan lalu, 157 orang tewas dalam penerbangan Ethiopian Airlines yang menggunakan pesawat Boeing 737 Max 8. Pada Oktober 2018, 189 tewas dalam penerbangan Lion Air di Indonesia.
(ian)
Berita Terkait
Tertidur Saat Pesawat...
Tertidur Saat Pesawat Mengangkasa, Pilot Ethiopian Airlines Diskors
Ngeri! Pilot Pesawat...
Ngeri! Pilot Pesawat Ethiopian AirlinesĀ Tertidur Saat Terbang
Sensor AOA Boeing 737-8...
Sensor AOA Boeing 737-8 Max Jadi Penyebab Jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines
Jadikan Thong sebagai...
Jadikan Thong sebagai Masker, Pria AS Ditendang dari Pesawat United Airlines
Boeing Beri Kompensasi...
Boeing Beri Kompensasi Keluarga Korban 737 MAX Ethiopian Airlines, Bagaimana dengan Lion Air?
Eks Investigator NTSB:...
Eks Investigator NTSB: Pilot Ingin Bawa Pesawat MH370 ke Pangkalan AS di Diego Garcia
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
17 menit yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
1 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
2 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
3 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
4 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved