Boeing Beri Kompensasi Keluarga Korban 737 MAX Ethiopian Airlines, Bagaimana dengan Lion Air?

Kamis, 11 November 2021 - 15:11 WIB
loading...
Boeing Beri Kompensasi...
Pesawat Boeing 737 MAX yang dioperasikan sejumlah maskapai. Boeing menjanjikan kompensasi kepada keluarga korban kecelakaan Boeing 737 MAX Ethiopian Airlines. Foto/REUTERS/Lindsey Wasson
A A A
WASHINGTON - Boeing telah mencapai kesepakatan pembayaran kompensasi dengan keluarga korban kecelakaan pesawat 737 MAX Ethiopian Airlines yang menewaskan 157 orang. Perusahaan itu mengaku bertanggung jawab atas kecelakaan itu tersebut.

Pengakuan perusahaan itu muncul dalam dokumen hukum yang diajukan di pengadilan Chicago, Amerika Serikat pada Rabu (10/11/2021).

"Boeing berkomitmen untuk memastikan bahwa semua keluarga yang kehilangan orang yang dicintai dalam kecelakaan tersebut mendapat kompensasi penuh dan adil atas kehilangan mereka," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan yang disampaikan kepada AFP, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: Presiden Assad Dilaporkan Usir Komandan Iran dari Suriah

"Dengan menerima tanggung jawab, kesepakatan Boeing dengan keluarga memungkinkan para pihak untuk memfokuskan upaya mereka dalam menentukan kompensasi yang sesuai untuk setiap keluarga," lanjut raksasa kedirgantaraan itu.

Penerbangan 302 ke Nairobi, yang dioperasikan oleh Ethiopian Airlines, jatuh di tenggara ibu kota Addis Ababa enam menit setelah lepas landas pada 10 Maret 2019.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
AS Resmi Mendakwa Mantan...
AS Resmi Mendakwa Mantan Presiden Kuba Raul Castro atas Penembakan 2 Pesawat
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Berita Terkini
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Infografis
Penyakit yang Bisa Diobati...
Penyakit yang Bisa Diobati dengan Air Rebusan Daun Alpukat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved