Pejabat AS-Jepang Remehkan Spekulasi Rusia Berburu F-35 yang Jatuh

Jum'at, 19 April 2019 - 00:50 WIB
Pejabat AS-Jepang Remehkan...
Pejabat AS-Jepang Remehkan Spekulasi Rusia Berburu F-35 yang Jatuh
A A A
WASHINGTON - Pejabat Amerika Serikat (AS) dan Jepang meremehkan spekulasi bahwa Rusia dan China berburu puing pesawat jet tempur siluman F-35A yang jatuh di Samudra Pasifik. Para pejabat tersebut mengatakan spekulasi yang bermunculan sejauh ini tidak berdasar.

Jet tempur F-35A Jepang hilang dari pantauan radar di atas Samudra Pasifik awal bulan ini selama penerbangan pelatihan malam hari. Beberapa puing pesawat telah ditemukan minggu lalu. Namun, pilotnya; Mayor Akinori Hosomi, belum ditemukan.

Spekulasi bahwa Rusia dan China ikut berburu puing F-35 untuk memperoleh rahasia teknologi jet canggih itu disuarakan para pakar.

"Jika salah satu F-35 Jepang berada di dasar Pasifik, kita mungkin akan melihat salah satu operasi spionase bawah air terbesar sejak Perang Dingin. Jika itu beroperasi tanpa reflektor radar yang menunjukkan dengan tepat di mana ia masuk mungkin menjadi masalah," tulis editor The War Zone, Tyler Rogoway, di Twitter.

"Itu bisa menimbulkan masalah tergantung pada apa yang dipulihkan, kapan dipulihkan, dan yang terutama, dalam kondisi apa, setelah memengaruhi permukaan air," imbuh pakar penerbangan, pilot, dan mantan perwira Angkatan Udara Italia David Cenciotti kepada Fox News, Kamis (18/4/2019).

"F-35 adalah sistem dari sistem-sistem dan kemampuan untuk terdeteksi rendah/stealthiness adalah sistem itu sendiri," lanjut Cenciotti.

Namun, baik pejabat AS dan Jepang, menolak spekulasi itu sebagai hal yang tidak berdasar. Mereka mengatakan militer AS belum melihat bukti adanya kekuatan musuh yang berusaha mendapatkan puing-puing jet tempur siluman F-35A.

"Ada banyak spekulasi liar di media tentang negara-negara lain berlomba untuk menemukan puing-puing itu," kata seorang pejabat militer AS kepada Stars and Stripes. "Sampai saat ini, kami tidak melihatnya, tetapi kami terus memantau," ujar pejabat tersebut tanpa disebutkan namanya.

Pejabat AS itu menggemakan pernyataan Menteri Pertahanan Jepang Takeshi Iwaya yang mengatakan bahwa tidak ada bukti pemerintah lain mencari pesawat F-35A yang jatuh.

"Kami telah mengawasi aktivitas pesawat dan kapal asing di daerah sekitar negara kami 24 jam dan 365 hari, tetapi kami belum mengonfirmasi kasus yang tidak biasa," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Hadapi China, AS Ganti...
Hadapi China, AS Ganti Armada F-16 di Jepang dengan 48 Jet Tempur Siluman F-35
Turki, India dan China...
Turki, India dan China Berlomba, tapi Ini 3 Jet Tempur Generasi Kelima Terbaik di Dunia
Jet Tempur Canggih China...
Jet Tempur Canggih China Berikutnya Kemungkinan F-35 Super
Wow! Jet Tempur Siluman...
Wow! Jet Tempur Siluman China Siap Saingi F-35 Amerika
Bomber Nuklir AS dan...
Bomber Nuklir AS dan Jet Tempur Siluman F-35 Jepang Unjuk Kekuatan, Tandingi Manuver Rusia-China
Sempat Dihentikan, Pentagon...
Sempat Dihentikan, Pentagon Mulai Kirim Jet Tempur F-35
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
31 menit yang lalu
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
1 jam yang lalu
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
9 jam yang lalu
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
10 jam yang lalu
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
10 jam yang lalu
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
12 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved