Pasukan Haftar Libya Akui Jet Tempurnya Hilang, Menduga Ditembak Roket

Senin, 15 April 2019 - 09:22 WIB
Pasukan Haftar Libya...
Pasukan Haftar Libya Akui Jet Tempurnya Hilang, Menduga Ditembak Roket
A A A
TRIPOLI - Tentara Nasional Libya (LNA) yang dipimpin Jenderal Khalifa Haftar telah mengonfirmasi bahwa mereka kehilangan sebuah pesawat jet tempur. LNA menduga pesawat mereka ditembak jatuh oleh roket milik pasukan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) Libya yang diakui PBB.

"Kami telah kehilangan salah satu dari pesawat tempur MiG-21 kami setelah pilot kehilangan kendali atas pesawat. Mungkin pesawat itu dihantam roket, namun tidak ada serangan langsung," kata juru bicara LNA, Ahmed Mismari, dalam konferensi pers pada hari Minggu malam, yang dilansir Sputnik, Senin (15/4/2019).

Sebelumnya, juru bicara militer GNA Mohammed Ghnounou mengatakan kepada Sputnik bahwa pasukan yang loyalis GNA telah menjatuhkan pesawat tempur milik tentara Haftar. (Baca: Pasukan Libya Tembak Jatuh Jet Tempur Pasukan Haftar )

"Kami mengonfirmasi bahwa kami menembak jatuh sebuah pesawat militer yang menyerang pasukan kami di Wadi Rabie (selatan Tripoli)," kata Ghnounou.

LNA melancarkan serangan sejak minggu lalu untuk merebut kembali Ibu Kota Libya, Tripoli, dari kelompok yang mereka sebut sebagai teroris. Pemerintah GNA yang didukung PBB bersumpah untuk melawan setiap serangan terhadap Tripoli.

PBB telah menuntut agar kedua pasukan menahan diri dengan tidak menyerang warga sipil. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, pertempuran tersebut telah menewaskan 120 orang.

Selama bertahun-tahun, Libya telah terpecah menjadi dua pemerintahan. Di bagian timur negara itu dikendalikan oleh parlemen yang dipilih pada tahun 2014 dan didukung oleh LNA yang dipimpin Jenderal Khalifa Haftar. Sedangkan bagian barat Libya dikendalikan GNA yang berbasis di Tripoli.
(mas)
Berita Terkait
PBB Umumkan Dimulainya...
PBB Umumkan Dimulainya Kembali Pembicaraan Intra-Libya
Delapan Kuburan Massal...
Delapan Kuburan Massal Ditemukan di Libya, PBB Serukan Penyelidikan
Ahli Sebut Intervensi...
Ahli Sebut Intervensi NATO ke Libya Penyebab Banjir Bandang
Perserikatan Bangsa-Bangsa...
Perserikatan Bangsa-Bangsa Catat Kesepakatan Maritim Turki dan Libya
PBB Desak Parpol di...
PBB Desak Parpol di Libya Setujui Upaya Percepatan Pemilu
Laporan Mengerikan UNSMIL:...
Laporan Mengerikan UNSMIL: Ditemukan 8 Kuburan Massal Dalam Beberapa Hari
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
1 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
5 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
6 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
7 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
8 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
9 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved