Whistleblower: Assange Mungkin akan Hadapi Pengadilan Rahasia di AS

Jum'at, 12 April 2019 - 13:09 WIB
Whistleblower: Assange...
Whistleblower: Assange Mungkin akan Hadapi Pengadilan Rahasia di AS
A A A
MOSKOW - Whistleblower, yang merupakan mantan Direktur Teknis Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) atau NSA, Bill Binney mengatakan, pendiri WikiLeaks, Julian Assange mungkin menghadapi pengadilan rahasia di AS. Ini dikarenakan sifat rahasia dari metode pengumpulan bukti pemerintah terkait kasus Assange.

Assange kemarin ditangkap oleh polisi Inggris untuk diekstradisi ke AS, di mana ia didakwa dengan konspirasi untuk membantu Chelsea Manning, mantan analis intelijen Angkatan Darat AS, membobol komputer dan mencuri data rahasia. Dia bisa menghadapi hingga lima tahun di penjara AS jika dinyatakan bersalah.

"Ancaman mendasar di sana, dengan benar-benar melakukan ini, dengan membuat tuduhan palsu terhadap Assange, hanya untuk membuatnya diekstradisi ke negara ini (AS). Sehingga kita dapat mengadilinya di bawah hukum kita. Apa yang akan mereka katakan adalah, karena semua tuduhan harus dilakukan dengan keamanan nasional, mereka harus dirahasiakan," ucap Binney, seperti dilansir Sputnik pada Jumat (12/4).

"Agar mereka tahu sesuatu seperti itu, mereka harus memiliki koleksi komunikasi antara Assange dan Chelsea Manning. Itu akan menjadi koleksi NSA, yang berarti itu diklasifikasikan secara otomatis. Itu berarti tidak dapat diperkenalkan di pengadilan terbuka," sambungnya.

Binney mengatakan, publik tidak bisa melihat data itu dan oleh karena itu persidangan akan dilakukan di balik pintu terutup. Dia menyebut, pada dasarnya Assange sudah tamat dan dia pasti akan didakwa bersalah dan akan menjalani hukuman di AS.

Dia mengatakan bahwa karena ini adalah persidangan rahasia, pemerintah dapat dengan mudah mengajukan bukti palsu terhadap pendiri WikiLeaks tanpa serangan balik, yang signifikan.

"Saya pikir itu satu-satunya cara mereka akan bisa mengatasinya. Saya pikir mereka mungkin mengarang bukti ini; mereka mengarang bukti serupa terhadap kita," katanya tentang sesama pelapor," tukas Binney.
(esn)
Berita Terkait
Takut Kabur, Pengadilan...
Takut Kabur, Pengadilan London Tolak Jaminan untuk Pembebasan Pendiri Wikileaks
AS Menang Banding, Julian...
AS Menang Banding, Julian Assange Terancam Diekstradisi
Pendiri WikiLeaks Assange...
Pendiri WikiLeaks Assange Diizinkan Menikah di Penjara Inggris
Pendiri WikiLeaks Julian...
Pendiri WikiLeaks Julian Assange Dibebaskan dari Penjara Inggris
CIA Ingin Habisi Assange,...
CIA Ingin Habisi Assange, Siap Tempur dengan Agen Rusia di Jalanan London
China: Kasus Assange...
China: Kasus Assange Cerminkan Kemunafikan AS dan Inggris pada Kebebasan Pers
Berita Terkini
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
20 menit yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
1 jam yang lalu
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
2 jam yang lalu
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
2 jam yang lalu
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
3 jam yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved