Juni, Rusia Akan Mulai Kirim Bagian Pertama S-400 ke Turki
Jum'at, 05 April 2019 - 11:54 WIB
Juni, Rusia Akan Mulai Kirim Bagian Pertama S-400 ke Turki
A
A
A
ANKARA - Pengiriman awal bagian sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia akan dimulai pada Juni, seperti yang direncanakan sebelumnya. Hal itu diungkapkan oleh seorang pejabat Turki.
"Bagian pertama dari sistem pertahanan udara S-400 akan tiba pada bulan Juni dan pengiriman akan selesai pada bulan Juli," kata seorang pejabat dari Kementerian Pertahanan Turki dengan syarat anonim seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (5/4/2019).
Menguraikan peringatan Amerika Serikat (AS) bahwa pengadaan sistem pertahanan rudal S-400 Turki dapat mempengaruhi kesepakatan untuk jet tempur F-35, pejabat itu mengatakan proses pelatihan untuk pilot Turki di AS dan koordinasi antara Ankara dan Washington mengenai pengiriman jet tempur F-35 masih berlanjut.
"Pelatihan pilot kami berlanjut di AS. Tidak ada yang namanya menghentikan pelatihan. Turki adalah salah satu mitra program F-35 dan memenuhi kewajibannya dalam hal ini," ujar pejabat itu.
Sebelumnya Wakil Presiden AS Mike Pence pada hari Rabu memperingatkan Turki agar tidak membeli sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia, meskipun Ankara memiliki sikap tegas terhadap kesepakatan itu.
"Apakah dia ingin tetap menjadi mitra penting dalam aliansi militer paling sukses dalam sejarah dunia? Atau apakah dia ingin mengambil risiko keamanan kemitraan itu dengan membuat keputusan sembrono yang merusak aliansi kita?" kata Pence.
Baca juga: AS Peringatkan Turki: Pilih Jadi Sekutu NATO atau Beli S-400 Rusia!
Pernyataan keras Pence datang setelah Turki bersikeras bahwa kesepakatan Rusia telah dilakukan, menunjukkan gesekan serius antara kedua sekutu NATO.
"Kesepakatan S-400 adalah kesepakatan yang telah dilakukan dan kami tidak akan mundur dari ini," kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu selama kunjungannya ke AS untuk pertemuan NATO.
Pada Desember 2017, Turki menyelesaikan kesepakatan dengan Rusia atas pembelian sistem rudal darat-ke-udara S-400.
Sementara itu, Turki juga berencana untuk membeli 100 jet tempur F-35 dari AS, dan pilotnya sedang berlatih di peron senjata di Pangkalan Angkatan Udara Luke di Arizona AS.
"Bagian pertama dari sistem pertahanan udara S-400 akan tiba pada bulan Juni dan pengiriman akan selesai pada bulan Juli," kata seorang pejabat dari Kementerian Pertahanan Turki dengan syarat anonim seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (5/4/2019).
Menguraikan peringatan Amerika Serikat (AS) bahwa pengadaan sistem pertahanan rudal S-400 Turki dapat mempengaruhi kesepakatan untuk jet tempur F-35, pejabat itu mengatakan proses pelatihan untuk pilot Turki di AS dan koordinasi antara Ankara dan Washington mengenai pengiriman jet tempur F-35 masih berlanjut.
"Pelatihan pilot kami berlanjut di AS. Tidak ada yang namanya menghentikan pelatihan. Turki adalah salah satu mitra program F-35 dan memenuhi kewajibannya dalam hal ini," ujar pejabat itu.
Sebelumnya Wakil Presiden AS Mike Pence pada hari Rabu memperingatkan Turki agar tidak membeli sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia, meskipun Ankara memiliki sikap tegas terhadap kesepakatan itu.
"Apakah dia ingin tetap menjadi mitra penting dalam aliansi militer paling sukses dalam sejarah dunia? Atau apakah dia ingin mengambil risiko keamanan kemitraan itu dengan membuat keputusan sembrono yang merusak aliansi kita?" kata Pence.
Baca juga: AS Peringatkan Turki: Pilih Jadi Sekutu NATO atau Beli S-400 Rusia!
Pernyataan keras Pence datang setelah Turki bersikeras bahwa kesepakatan Rusia telah dilakukan, menunjukkan gesekan serius antara kedua sekutu NATO.
"Kesepakatan S-400 adalah kesepakatan yang telah dilakukan dan kami tidak akan mundur dari ini," kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu selama kunjungannya ke AS untuk pertemuan NATO.
Pada Desember 2017, Turki menyelesaikan kesepakatan dengan Rusia atas pembelian sistem rudal darat-ke-udara S-400.
Sementara itu, Turki juga berencana untuk membeli 100 jet tempur F-35 dari AS, dan pilotnya sedang berlatih di peron senjata di Pangkalan Angkatan Udara Luke di Arizona AS.
(ian)