AS Nilai Keberadaan S-400 Rusia Ganggu Hubungan dengan Turki

Jum'at, 02 April 2021 - 16:48 WIB
loading...
AS Nilai Keberadaan...
Menhan AS, Lloyd Austin saat melakukan percakapan telepon dengan Menhan Turki, Hulusi Akar mengatakan, keberadaan S-400 Rusia ganggu hubungan dengan Turki. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) , Lloyd Austin saat melakukan percakapan telepon dengan Menteri Pertahanan Turki, Hulusi Akar mengatakan, keberadaan sistem pertahanan udara S-400 Rusia ganggu hubungan dengan Turki. Austin kembali mendesak Turki "membuang" sistem pertahanan udara itu.

Kementerian Pertahanan AS menuturkan, dalam pembicaraan itu Austin dan Akar membahas ketidakstabilan di sepanjang sisi timur dan selatan NATO, termasuk tantangan yang ditimbulkan oleh Rusia. Baca juga: Biden Perintahkan Pentagon Tarik Pasukan dan Rudal Patriot dari Teluk Persia

"Austin mencatat pentingnya bekerja untuk memperkuat kerja sama militer-ke-militer AS-Turki dan mendesak Turki untuk tidak mempertahankan sistem pertahanan rudal S-400 Rusia," ujarnya, seperti dilansir Sputnik pada Jumat (2/4/2021).

Austin, ujar Kementerian Pertahanan AS, berterima kasih kepada Akar atas peran Turki dalam Misi Dukungan Tegas di Afghanistan dan atas dukungannya terhadap proses perdamaian yang sedang berlangsung.Baca juga: Lagi-lagi, AS Desak Turki Singkirkan Sistem Rudal S-400 Rusia

"Keduanya juga membahas perkembangan diplomatik yang positif dan upaya untuk mengurangi semua ketegangan di Mediterania Timur, di mana Austin menyambut pembicaraan eksplorasi yang sedang berlangsung antaraTurki dan Yunani, dan komitmen kedua pemerintah untuk proses ini," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
AS Akui Rudal Iran Makin...
AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan
Rekomendasi
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved