Kongres Setuju Akhiri Keterlibatan AS dalam Perang Yaman

Jum'at, 05 April 2019 - 05:31 WIB
Kongres Setuju Akhiri...
Kongres Setuju Akhiri Keterlibatan AS dalam Perang Yaman
A A A
WASHINGTON - Kongres Amerika Serikat (AS) menyetujui rancangan undang-undang (RUU) untuk mengakhiri keterlibatan AS dalam perang di Yaman. Washington selama ini mendukung koalisi yang dipimpin Arab Saudi dalam perang melawan kelompok pemberontak Houthi.

RUU itu diperkirakan akan diveto oleh Presiden Donald Trump yang dikenal sebagai pendukung Saudi.

Mengutip Reuters, Jumat (5/4/2019), dalam pemungutan suara di Kongres sebanyak 247 suara mendukung RUU tersebut sedangan 175 suara menolak. RUU yang disetujui Kongres itu akan mengarahkan Trump untuk mengakhiri keterlibatan militer AS dalam perang di Yaman dalam waktu 30 hari.

"Kongres tidak akan lagi mengabaikan kewajiban konstitusionalnya ketika menyangkut kebijakan luar negeri," kata anggota Kongres dari Partai Demokrat, Eliot Engel. Dia mengetuai Komite Urusan Luar Negeri Kongres AS.

Namun, para petinggi Komite Luar Negeri Kongres dari Partai Republik menentang RUU tersebut. Politisi Republik, Michael McCaul, mengatakan voting itu merupakan "interpretasi radikal" dari Resolusi Kekuatan Perang yang akan memiliki implikasi jauh melampaui Arab Saudi.

Ribuan orang telah terbunuh dalam konflik yang dikatakan PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk yang sedang berlangsung di dunia. Konflik itu menyebabkan jutaan orang di ambang kelaparan.

Langkah untuk mengakhiri keterlibatan AS dalam konflik Yaman mendapatkan momentum dalam beberapa bulan terakhir ketika pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul Oktober lalu mendapat sorotan atas pelanggaran HAM di Riyadh.

Jika Trump memveto RUU seperti yang diperkirakan, maka itu akan menjadi veto kedua selama masa kepresidenannya. Yang pertama adalah veto terhadap resolusi untuk membatalkan deklarasi "darurat nasional" di perbatasan selatan AS.
(mas)
Berita Terkait
Awal Mula Arab Saudi...
Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Presiden Yaman Hadi...
Presiden Yaman Hadi Diterbangkan ke AS untuk Perawatan Medis
Houthi Klaim Tembak...
Houthi Klaim Tembak Jatuh Drone AS Dekat Perbatasan Saudi
Tak Peduli Keputusan...
Tak Peduli Keputusan AS, Saudi: Kami Tetap Anggap Houthi sebagai Teroris
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Banyak Pangeran Arab Kuliah di Amerika Serikat
AS Tegaskan akan Bantu...
AS Tegaskan akan Bantu Saudi Lindungi Diri dari Serangan Luar
Berita Terkini
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
40 menit yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
1 jam yang lalu
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
2 jam yang lalu
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
4 jam yang lalu
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved