Mahathir Sindir Jet Tempur: Banyak Uang Dihabiskan untuk Bunuh Orang
Kamis, 04 April 2019 - 22:13 WIB
Mahathir Sindir Jet Tempur: Banyak Uang Dihabiskan untuk Bunuh Orang
A
A
A
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad sedih karena pameran Langkawi International Maritime and Aerospace (Lima) telah berubah menjadi ajang bagi jet-jet tempur. Menurutnya, itu menunjukkan obsesi manusia terhadap perang daripada perdamaian.
Perdana Menteri Mahathir mengatakan ketika pameran memulai debutnya pada tahun 1991, itu dimaksudkan untuk pesawat yang lebih kecil.
"Kami memiliki Lima dan saya ingin itu menjadi pertunjukan kecil, pesawat kecil tetapi Anda melihat semua jet tempur besar itu? Kami memuliakan mereka," ujarnya.
"Untuk apa pesawat tempur? Untuk membunuh orang. Kami menghabiskan begitu banyak uang untuk penelitian tentang cara membunuh orang, yang tidak berbicara dengan baik tentang tingkat peradaban yang telah kami capai," sindir Mahathir.
Mahathir mengatakan kecerdasan yang sama dan uang yang dihabiskan untuk senjata perang dapat lebih baik digunakan untuk tujuan yang lebih mulia seperti menemukan obat untuk kanker.
"Jika Anda melakukan itu, kanker tidak akan menjadi masalah sekarang dan kita harus melakukan hal-hal yang baik dan tidak untuk membunuh orang," katanya di Perdana Leadership Foundation CEO Forum, Kamis (4/4/2019), dikutip The Star.
Pameran Lima dua tahunan, yang merupakan gagasan Mahathir, adalah salah satu pameran maritim dan kedirgantaraan terbesar di kawasan Asia-Pasifik.
Itu dimulai dari kecil dengan tujuan menjadikan Langkawi tempat bagi pesawat terbang eksperimental ringan untuk terbang tanpa hambatan oleh lalu lintas yang padat.
Namun, pameran itu sekarang telah berubah menjadi sebuah pameran yang berfokus terutama pada industri pertahanan.
Perdana Menteri Mahathir mengatakan ketika pameran memulai debutnya pada tahun 1991, itu dimaksudkan untuk pesawat yang lebih kecil.
"Kami memiliki Lima dan saya ingin itu menjadi pertunjukan kecil, pesawat kecil tetapi Anda melihat semua jet tempur besar itu? Kami memuliakan mereka," ujarnya.
"Untuk apa pesawat tempur? Untuk membunuh orang. Kami menghabiskan begitu banyak uang untuk penelitian tentang cara membunuh orang, yang tidak berbicara dengan baik tentang tingkat peradaban yang telah kami capai," sindir Mahathir.
Mahathir mengatakan kecerdasan yang sama dan uang yang dihabiskan untuk senjata perang dapat lebih baik digunakan untuk tujuan yang lebih mulia seperti menemukan obat untuk kanker.
"Jika Anda melakukan itu, kanker tidak akan menjadi masalah sekarang dan kita harus melakukan hal-hal yang baik dan tidak untuk membunuh orang," katanya di Perdana Leadership Foundation CEO Forum, Kamis (4/4/2019), dikutip The Star.
Pameran Lima dua tahunan, yang merupakan gagasan Mahathir, adalah salah satu pameran maritim dan kedirgantaraan terbesar di kawasan Asia-Pasifik.
Itu dimulai dari kecil dengan tujuan menjadikan Langkawi tempat bagi pesawat terbang eksperimental ringan untuk terbang tanpa hambatan oleh lalu lintas yang padat.
Namun, pameran itu sekarang telah berubah menjadi sebuah pameran yang berfokus terutama pada industri pertahanan.
(mas)