Menhan Venezuela Jawab Seruan Bolton untuk Membelot
Sabtu, 30 Maret 2019 - 14:11 WIB
Menhan Venezuela Jawab Seruan Bolton untuk Membelot
A
A
A
CARACAS - Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) John Bolton telah "membombardir" Menteri Pertahanan (Menhan) Venezuela Vladimir Padrino Lopez dengan pesan yang menyerukannya untuk membelot. Dalam seruannya, Bolton meminta Padrino untuk "melakukan hal yang benar".
"Jenderal @vladimirpadrino; FANB (La Fuerza Armada Nacional Bolivariana) memiliki peran bersejarah dan kesempatan untuk melindungi rakyat Venezuela dari kekerasan yang dilakukan oleh 'colectivos' Maduro, untuk menghindari tunduk lebih jauh pada Kuba, dan untuk melindungi perintah Konstitusi dari perebutan demokrasi Maduro. Lakukan hal yang benar," tulis Bolton via akun @AmbJohnBolton, hari Jumat.
"Jenderal @vladimirpadrino; Venezuela harus menjadi negara terkaya di kawasan ini. Keserakahan dan korupsi Maduro telah menyebabkan orang miskin. Peran FANB dalam transisi Venezuela ke demokrasi dan kemakmuran sangat penting. Dukung rakyat Venezuela dan Konstitusi, bukan Maduro dan kuba," lanjut pesan Bolton.
Jenderal Venezuela itu pun menjawab seruan sang penasihat Presiden Trump. "Bolton, saya beri tahu Anda bahwa kami melakukan hal yang benar," kata Padrino dalam pidato yang disiarkan televisi.
"Melakukan hal yang benar adalah melakukan apa yang tertulis dalam konstitusi. Melakukan hal yang benar adalah menghormati kehendak rakyat," ujarnya, dikutip Russia Today, Sabtu (30/3/2019).
Sejauh ini, militer Venezuela menolak untuk mendukung Juan Guaido, pemimpin oposisi yang memproklamirkan diri sebagai presiden interim negara itu.
Padrino tidak tertarik pada pesan-pesan Bolton. Sebaliknya, jenderal tersebut mengecam Guaido dengan menganggapnya sebagai "penjahat".
"Kami, para prajurit Tanah Air, tidak menerima presiden yang diberlakukan di bawah bayang-bayang kepentingan gelap," katanya, menyindir Guaido.
"Jenderal @vladimirpadrino; FANB (La Fuerza Armada Nacional Bolivariana) memiliki peran bersejarah dan kesempatan untuk melindungi rakyat Venezuela dari kekerasan yang dilakukan oleh 'colectivos' Maduro, untuk menghindari tunduk lebih jauh pada Kuba, dan untuk melindungi perintah Konstitusi dari perebutan demokrasi Maduro. Lakukan hal yang benar," tulis Bolton via akun @AmbJohnBolton, hari Jumat.
"Jenderal @vladimirpadrino; Venezuela harus menjadi negara terkaya di kawasan ini. Keserakahan dan korupsi Maduro telah menyebabkan orang miskin. Peran FANB dalam transisi Venezuela ke demokrasi dan kemakmuran sangat penting. Dukung rakyat Venezuela dan Konstitusi, bukan Maduro dan kuba," lanjut pesan Bolton.
Jenderal Venezuela itu pun menjawab seruan sang penasihat Presiden Trump. "Bolton, saya beri tahu Anda bahwa kami melakukan hal yang benar," kata Padrino dalam pidato yang disiarkan televisi.
"Melakukan hal yang benar adalah melakukan apa yang tertulis dalam konstitusi. Melakukan hal yang benar adalah menghormati kehendak rakyat," ujarnya, dikutip Russia Today, Sabtu (30/3/2019).
Sejauh ini, militer Venezuela menolak untuk mendukung Juan Guaido, pemimpin oposisi yang memproklamirkan diri sebagai presiden interim negara itu.
Padrino tidak tertarik pada pesan-pesan Bolton. Sebaliknya, jenderal tersebut mengecam Guaido dengan menganggapnya sebagai "penjahat".
"Kami, para prajurit Tanah Air, tidak menerima presiden yang diberlakukan di bawah bayang-bayang kepentingan gelap," katanya, menyindir Guaido.
(mas)