7 Kebijakan Nicolas Maduro yang Dinilai Menyengsarakan Rakyat Venezuela

Selasa, 06 Januari 2026 - 16:52 WIB
loading...
7 Kebijakan Nicolas...
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto/anadolu
A A A
CARACAS - Krisis multidimensi yang melanda Venezuela selama lebih dari satu dekade terakhir menjadikannya salah satu contoh paling ekstrem tentang bagaimana kebijakan negara dapat berdampak langsung pada penderitaan rakyat.

Negara Amerika Latin yang pernah dikenal sebagai salah satu ekonomi terkaya di kawasan, dengan cadangan minyak terbesar di dunia, kini justru identik dengan hiperinflasi, kelangkaan pangan, eksodus massal penduduk, serta instabilitas politik berkepanjangan.

Sejak Nicolas Maduro mengambil alih kekuasaan pada 2013 setelah wafatnya Hugo Chavez, Venezuela menghadapi penurunan tajam di hampir semua indikator kesejahteraan.

Meski pemerintah sering menyalahkan sanksi internasional dan “perang ekonomi” dari luar negeri, banyak analis menilai akar persoalan justru terletak pada kebijakan internal yang keliru, tidak konsisten, dan sarat kepentingan politik.

Berikut tujuh kebijakan utama Presiden Nicolas Maduro yang dinilai berkontribusi besar terhadap penderitaan rakyat Venezuela.

1. Hiperinflasi yang Menggerus Daya Beli Rakyat


Salah satu dampak paling nyata dari kebijakan ekonomi pemerintahan Maduro adalah hiperinflasi ekstrem.

Dalam beberapa tahun, Venezuela mengalami tingkat inflasi tahunan yang mencapai ratusan ribu hingga jutaan persen. Nilai mata uang bolivar runtuh drastis, membuat uang tunai nyaris tak bernilai.

Harga kebutuhan pokok melonjak dalam hitungan hari, bahkan jam. Gaji bulanan pekerja sering kali tidak cukup untuk membeli makanan selama beberapa hari.

Banyak warga harus membawa tas penuh uang hanya untuk membeli roti atau beras. Tabungan hidup lenyap, kelas menengah jatuh miskin, dan kemiskinan ekstrem melonjak tajam.

Kebijakan pencetakan uang secara masif untuk menutup defisit anggaran, tanpa dukungan produktivitas ekonomi, menjadi salah satu penyebab utama hiperinflasi.

Upaya redenominasi mata uang yang dilakukan pemerintah beberapa kali terbukti tidak menyelesaikan akar masalah, melainkan hanya bersifat kosmetik.

2. Anjloknya Produksi Minyak Nasional


Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, bahkan melampaui Arab Saudi. Namun ironisnya, di bawah pemerintahan Maduro, produksi minyak justru merosot tajam. Dari jutaan barel per hari, produksi turun hingga hanya sebagian kecilnya.

Penyebabnya bukan semata sanksi internasional, tetapi juga salah kelola perusahaan minyak negara, Petróleos de Venezuela S.A. (PDVSA).

Perusahaan ini dipenuhi penunjukan politik, kurangnya profesionalisme, minim perawatan infrastruktur, serta maraknya korupsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Badai Ganas Ancam Gagalkan...
Badai Ganas Ancam Gagalkan Pidato Trump di Hari Kemerdekaan AS, Ribuan Orang Berhamburan Kabur
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Bus Jatuh ke Jurang...
Bus Jatuh ke Jurang Tewaskan Setidaknya 40 Orang di Pakistan
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran,...
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam
Rekomendasi
IM57+ Desak KPK Usut...
IM57+ Desak KPK Usut Tuntas Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Strategi BYD Kuasai...
Strategi BYD Kuasai Pasar Otomotif yang Wajib Diwaspadai Jepang
Berita Terkini
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved