Serangan AS ke Venezuela setelah Berbulan-bulan Pengerahan Kekuatan Militer di Laut Karibia

Sabtu, 03 Januari 2026 - 16:06 WIB
loading...
Serangan AS ke Venezuela...
Serangan AS ke Venezuela setelah berbulan-bulan pengerahan kekuatan militer di Laut Karibia. Foto/X/@Southcom
A A A
CARACAS - Selama beberapa bulan terakhir, Amerika Serikat (AS) meningkatkan tekanan pada rezim Nicolas Maduro di Venezuela dalam berbagai cara. Itu termasuk peningkatan kekuatan militer yang ekstensif di wilayah tersebut, latihan tembak langsung, dan serangan mematikan terhadap kapal-kapal yang diduga membawa narkoba di Karibia dan Pasifik Timur.

"Saat ini terdapat sekitar 15.000 tentara AS di wilayah tersebut. Sekitar 11 kapal angkatan laut berada di Laut Karibia pada tanggal 30 Desember," kata para pejabat Angkatan Laut kepada CBS News, termasuk USS Gerald R. Ford, kapal induk paling canggih di dunia.

Peningkatan kekuatan angkatan laut AS di Karibia juga mencakup lima kapal perusak rudal berpemandu, dua kapal penjelajah rudal berpemandu, sebuah kapal serbu amfibi, dan dua kapal dok angkut amfibi, kata para pejabat.

Terdapat juga beberapa puluhan jet tempur AS yang ditempatkan di Puerto Rico. Dan bulan ini, AS memindahkan pesawat ke wilayah tersebut yang dirancang untuk membawa pasukan khusus, termasuk CV-22 Osprey dan pesawat kargo C-17, kata sebuah sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada CBS News.

Sebelumnya, AS telah menyatakan bahwa Presiden Venezuela Nicolás Maduro terlibat dengan geng kriminal bersenjata yang menyelundupkan narkoba ke AS — tuduhan yang telah ditolak oleh Maduro.

Baca Juga: Jet Tempur AS Serang Pangkalan Militer Terbesar di Venezuela

Pemerintahan Trump secara resmi menetapkan dua kelompok sebagai organisasi teroris internasional yang menurut mereka terkait dengan rezim Maduro: Cartel de los Soles dan geng Tren de Aragua, yang dituduh melakukan perdagangan narkoba internasional dan serangan kekerasan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Erdogan: Israel Makin...
Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam
Rekomendasi
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Haiti vs Skotlandia,...
Haiti vs Skotlandia, John McGinn Bawa Dark Blues unggul di Babak Pertama
Berita Terkini
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved