Zakir Naik Dituduh Gelapkan Sumbangan untuk Kesejahteraan Umat Islam

Senin, 25 Maret 2019 - 15:21 WIB
Zakir Naik Dituduh Gelapkan...
Zakir Naik Dituduh Gelapkan Sumbangan untuk Kesejahteraan Umat Islam
A A A
NEW DELHI - Ulama kondang asal India, Zakir Naik, dituduh menggelapkan dana sumbangan dari negara-negara Islam yang diperuntukkan bagi kesejahteraan umat Islam. Menurut laporan media India, dana sumbangan yang digelapkan itu dikumpulkan dalam bentuk aset senilai Rs193 crore.

Times of India, yang dikutip Senin (25/3/2019), melaporkan bahwa aset-aset itu termasuk setidaknya 20 flat yang berdiri di kota-kota Mumbai dan Pune, India.

Laporan itu mengutip hasil penyelidikan pencucian uang oleh Direktorat Penegakan (ED) India. Laporan ED menyatakan Zakir menggunakan yayasannya, Islamic Research Foundation (Yayasan Penelitian Islam)—yang dimaksudkan untuk kesejahteraan sosial komunitas Muslim—untuk mengumpulkan sumbangan dan mengalihkan hasilnya untuk membeli properti.

Dia juga dituduh mengumpulkan donasi sebesar Rs65 crore dari Uni Emirat Arab (UEA), Arab Saudi, Bahrain, Kuwait dan Oman, antara 2014 dan 2017.

ED bahkan melacak dana Rs49 crore yang diterima dari sumber yang tidak dapat dijelaskan di Dubai yang selanjutnya dia gunakan untuk memesan setidaknya 20 flat di Mumbai dan Pune.

Penyelidikan ED mengungkapkan bahwa sembilan flat seharga Rs13 crore dipesan di Mumbai atas nama istri dan putranya, dan 11 flat lainnya di Pune.

"Jumlah pemesanan dibayar dengan rute dari dana yang tidak dijelaskan yang diterima oleh Zakir melalui rekening bank dari istri, putra dan keponakannya," kata seorang sumber dalam penyelidikan tersebut.

Jejak transaksi juga mengungkapkan investasi Zakir sekitar Rs13 crore atas tiga properti di Mazgaon, Mumbai, dialihkan melalui rekening bank ibu, ayah dan saudara perempuannya.

Menurut ED, sumber dana itu tetap tidak dapat dijelaskan. ED pada Jumat (21/3/2019) lalu menangkap Abdul Kadir Najmudin Sathak, seorang pembantu Zakir, karena diduga membantu untuk mentransfer dana yang meragukan dari UEA kepadanya.

Zakir, yang diburu di negara asalnya India atas tuduhan pencucian uang dan terorisme, telah tinggal di Malaysia. Dia saat ini memiliki tempat tinggal permanen di negara tetangga Indonesia tersebut.

Pada Juli lalu, Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengatakan bahwa Malaysia tidak akan mendeportasi Zakir selama dia tidak menciptakan masalah di Malaysia.

Keberadaan Zakir, 53, di Malaysia telah dikecam oleh berbagai kelompok di negara itu karena ceramahnya dianggap tidak menghormati agama lain.
(mas)
Berita Terkait
5 Negara yang Melarang...
5 Negara yang Melarang Zakir Naik Ceramah di Negaranya
3 Alasan Zakir Naik...
3 Alasan Zakir Naik Diburu India, Salah Satunya Dianggap Menghasut Terorisme
Zakir Naik Berada di...
Zakir Naik Berada di Oman, India Ungkapkan Keprihatinan
Negara yang Memberi...
Negara yang Memberi Perlindungan Kepada Zakir Naik
Zakir Naik Cari Calon...
Zakir Naik Cari Calon Menantu, Syaratnya 15 Termasuk Amalkan Alquran
Biografi dr Zakir Naik,...
Biografi dr Zakir Naik, Sang Pendakwah Ilmu Tauhid
Berita Terkini
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
27 menit yang lalu
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
1 jam yang lalu
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
2 jam yang lalu
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
3 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
4 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
5 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved