Negara yang Memberi Perlindungan Kepada Zakir Naik

Rabu, 29 Maret 2023 - 18:40 WIB
loading...
Negara yang Memberi...
Negara yang Memberi Perlindungan Kepada Zakir Naik. FOTO/Bernama
A A A
JAKARTA - Zakir Abdul Karim Naik atau dikenal dengan nama Zakir Naik merupakan seorang penceramah agama Islam dari India yang berfokus pada ilmu perbandingan agama. Saat ini Dr Zakir Naik menghadapi tuduhan dari pemerintah India terlibat pendanaan terorisme, ujaran kebencian, menghasut permusuhan publik, dan pencucian uang. Ia pun meninggalkan India dan kemudian menetap di Malaysia.

Malaysia menjadi negara yang memberi ‘perlindungan’ kepada Zakir Naik. Pemerintah Malaysia memberikan izin Zakir Naik untuk menetap di Malaysia, setelah ia dianggap menjadi pelopor dalam kejadian pembantaian Dhaka pada 1 Juli 2016. Pemerintah Malaysia menolak mendeportasi Zakir Naik dan menyatakan bahwa Malaysia tidak akan dengan mudah memenuhi tuntutan negara lain.

Baca juga: Zakir Naik Berada di Oman, India Ungkapkan Keprihatinan

Pada 2019, pemerintah Malaysia melarang Zakir Naik untuk melakukan ceramah di seluruh wilayah Malaysia karena pernyataan dalam ceramahnya yang menimbulkan kontroversi. Mahathir Mohamad mengatakan bahwa pemerintahannya berusaha menawarkan Zakir ke negara lain, tetapi tak ada negara yang mau menerima Zakir Naik.

Kantor berita negara Malaysia, Bernama, seperti diberitakan Sindonews (14/8/2019), mengutip pernyataan Perdana Menteri Malaysia saat itu, Mahathir Mohamad. Mahathir mengatakan bahwa Zakir Naik tidak dapat dikirim kembali ke India karena dikhawatirkan akan dibunuh di sana. Mahathir juga mempersilakan apabila ada negara lain yang ingin menerima Zakir Naik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Israel Incar Pemimpin...
Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 
Rekomendasi
Pastikan Jokowi Hadiri...
Pastikan Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Andi Azwan: untuk Buktikan Keaslian Ijazah
Emisi Global Meningkat,...
Emisi Global Meningkat, Pembiayaan Iklim Justru Seret
3 Purnawirawan Polri...
3 Purnawirawan Polri Dianugerahi Pangkat Kehormatan: Sidarto Danusubroto, Taufiequrachman Ruki, dan Taufiq Effendi
Berita Terkini
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved