Gara-gara Sawit, Mahathir Ancam Boikot Jet Tempur Eropa

Senin, 25 Maret 2019 - 07:51 WIB
Gara-gara Sawit, Mahathir...
Gara-gara Sawit, Mahathir Ancam Boikot Jet Tempur Eropa
A A A
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengancam tidak akan membeli jet-jet tempur baru dari negara-negara Uni Eropa (UE) sebagai pembalasan karena Eropa memboikot minyak kelapa sawit Malaysia dan Indonesia. Jet-jet tempur China akan menjadi gantinya.

Indonesia adalah produsen minyak sawit terbesar di dunia, sedangkan Malaysia di urutan kedua. Kedua negara baru-baru ini mengancam akan menentang rencana Uni Eropa untuk menghentikan penggunaan biofuel di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Malaysia bersama Indonesia telah berselisih dengan anggota parlemen Uni Eropa atas budidaya tanaman tersebut, yang dianggap telah menyebabkan deforestasi dan perusakan satwa liar.

Dalam pernyataannya yang paling kuat, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan negaranya dapat mencari negara lain untuk meningkatkan armada Angkatan Udara-nya yang selama ini disokong pesawat jet tempur MiG-29 Rusia. Mahathir mengancam akan membatalkan rencana untuk membeli jet tempur Rafale Prancis atau Typhoon Eurofighter.

"Jika mereka terus mengambil tindakan terhadap kami, kami akan berpikir untuk membeli pesawat terbang dari China atau negara lain," katanya dikutip Bernama, Senin (25/3/2019).

Tetapi, Mahathir menegaskan bahwa dia tidak "menyatakan perang" terhadap Uni Eropa karena negaranya membutuhkan barang-barang dari blok Eropa itu. Banyak anggota Uni Eropa merupakan mitra dagang utama Malaysia.

Pernyataan Mahathir muncul menjelang pameran pertahanan internasional lima hari yang dimulai hari Senin di pulau resor Langkawi, tempat perwakilan produsen senjata global berkumpul.

Setiap pembatasan minyak sawit oleh Uni Eropa dapat secara serius melukai petani yang mewakili basis pemilih penting di Malaysia dan Indonesia.

Kedua negara berjuang untuk memacu permintaan minyak kelapa sawit, yang digunakan dalam segala hal mulai dari sabun hingga cokelat.

Anggota parlemen Prancis baru-baru ini memilih untuk menghapus minyak kelapa sawit dari skema biofuel negara itu mulai tahun depan.
(mas)
Berita Terkait
Masuk Rumah Sakit, Mahathir...
Masuk Rumah Sakit, Mahathir Mohammad Lakukan Pemeriksaan Medis dan Observasi
Tua-tua Keladi, Mahathir...
Tua-tua Keladi, Mahathir Mohamad Bentuk Parti Pejuang Tanah Air
Mahathir Dukung Kandidat...
Mahathir Dukung Kandidat Baru Perdana Menteri Malaysia
Diusir Partainya Sendiri,...
Diusir Partainya Sendiri, Mahathir Melawan
Mantan PM Malaysia Najib...
Mantan PM Malaysia Najib Razak Terbebas dari Jeratan Korupsi
Mahathir Mohamad Dikeluarkan...
Mahathir Mohamad Dikeluarkan dari Partainya Sendiri
Berita Terkini
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
12 menit yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
1 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
3 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
5 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
8 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
9 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved